Pembunuhan Dufi Diduga Bermotif Ekonomi
Merdeka.com - Fakta kasus pembunuhan menimpa Abdullah Fithri Setiawan alias Dufi (43) yang jasadnya dimasukkan ke dalam drum plastik mulai terungkap. Rupanya korban sudah saling kenal dengan kedua pelaku yakni M Nurhadi dan istrinya, Sari.
"Dari pemeriksaan kedua tersangka M dan S sepasang suami istri, bahwa korban sudah menjalin hubungan interaksi komunikasi dengan para tersangka," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di kantornya, Jakarta, Kamis (22/11).
Komunikasi sudah cukup sering dilakukan. Bahkan di hari nahas itu, Dufi telah membuat janji akan pergi ke rumah kontrakan pelaku di daerah Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat.
"Di rumah itu, tersangka ada niat (membunuh) karena korban membawa barang-barang ada laptop, handphone, dan dipersepsikan tersangka korban adalah orang berada karena membawa barang berharga, bawa mobil. Akhirnya langsung dihajar pakai benda tajam," kata Dedi.
Untuk sementara, polisi menduga pembunuhan tersebut dilatarbelakangi faktor ekonomi. Pelaku ingin menguasai harta korban dengan cara menghilangkan nyawanya.
Sejauh ini polisi belum menemukan jejak kriminal pasangan suami istri tersebut. Meski begitu, keduanya bisa saja dijerat pasal pembunuhan berencana karena telah menyiapkan senjata tajam untuk menghabisi nyawa korban.
"Belum ada catatan kepolisian. Mereka itu niatnya setelah korban dianggap sebagai orang berada. Komunikasi dengan istri bahwa korban bawa laptop, mobil, niatnya tersangka itu ingin menguasai harta yang dimiliki," ucap Dedi.
Reporter: Nafiysul QodarSumber: Liputan6.com
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya