Kasus pembunuhan segitiga yang terjadi di Dusun Taman Asri, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis Ponorogo Jawa Timur merupakan dampak dari kehancuran rumah tangga Eko Budianto (50). Dua orang meninggal yakni Suprihatin (22) yang tewas mengenaskan pada (28/1) akibat dibunuh Krisnanda Mega Pratama (26) sang pacar, yang kemudian juga tewas pada (6/2) di tangan Eko Budianto (50) ayah kandungnya.
"Terpilih dua kali sebagai kepala desa. Namun di jabatan kedua dia tidak bisa meneruskan jabatannya karena kasus penggelapan dan harus menjalani hukuman," kata Wakapolres Ponorogo, Kompol Trisaksono pada merdeka.com (14/2).
Kasus penggelapan yang dilakukan Eko Budianto akhirnya mengorbankan jabatannya yang seharusnya ia emban mulai tahun 2007-2013 ini. Menurut keterangan Irfan salah seorang warga setempat, kasus penggelapan itu merupakan dampak kebiasaan Eko yang suka berjudi dan minum-minuman keras.
"Dia orangnya temperamental, suka berjudi dan mabuk-mabukan, dan penahanan dia dalam kasus penggelapan itulah yang mungkin juga mempengaruhi kondisi Krisnanda Mega Pratama pelaku pembunuhan Suprihatin dan juga korban pembunuhan dari ayah kandungnya menjadi seperti itu," kata Irfan pada sejumlah wartawan.
Amru Nasruddin (26) teman Mega yang juga menjadi salah satu aktor yang membantu pembunuhan yang dilakukan Eko Budianto terhadap Mega ternyata juga memiliki catatan gelap. Hal ini juga disampaikan Wakapolresta Ponorogo Kompol Trisaksono pada merdeka.com, Kamis (14/2).
"Si Amru Nasruddin (26) ini juga memiliki catatatan kepolisian yakni pernah melakukan pencurian di Trenggalek dan juga pernah dihukum," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya kasus pembunuhan yang dilakukan Eko Budianto (50) terhadap anak kandungnya, Krisnanda Mega Pratama (26) warga Dusun Taman Asri, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis Ponorogo Jawa Timur (06/02) lalu menyisakan pekerjaan rumah bagi polisi. Sebab selain terungkapnya kasus tersebut, ada fakta baru yang mengejutkan yakni penemuan mayat Suprihatin (22) si pacar Mega, yang dicor di kamar korban dengan luka tusukan mencapai 21 tusukan.
Dimana diketahui ternyata pelaku pembunuhan Suprihatin ini adalah Krisnanda Mega Pratama yang akhirnya tewas di tangan bapaknya sendiri. Motif pembunuhan yang dilakukan Mega terhadap Suprihatin ini karena faktor ekonomi. Dimana Mega ternyata suka mabuk-mabukan dan memiliki banyak utang kepada teman-temannya.
Bunuh pacar dengan 21 tusukan, Mega dibunuh ayah sendiri
Bekas lurah bunuh anak kandung, tusukkan pisau saat korban pulas
Bunuh pacar dengan 21 tusukan, Mega dibunuh ayah sendiri
Ibu yang bunuh bayinya jadi tersangka
Psikolog: Ayah bunuh anaknya akibat frustrasi kolektif
Ibu bayi yang tewas di Puskesmas pernah ancam bunuh anaknya
Warsih tewas diduga jadi korban KDRT
5 Kasus video foto mesum yang menjerat bupati & wakil bupati
Apakah foto hot ini alasan polwan cantik Briptu Rani hilang?
5 Cerita Darin Mumtazah di mata tetangganya
Polisi cantik Briptu Rani sudah dapat 4 kali teguran
Darin Mumtazah, siswi tak terlalu berprestasi dan sering sakit
Situs Polri diacak-acak, Kapolri kesal
Video 'rebutan pacar' di Pasuruan beredar di Youtube
Ini kisah berani 3 pelajar SMP gagalkan pemerkosaan ABG
Polda Jabar periksa wakil bupati Bogor soal video porno
Bekas sopir ungguli istri Ketua DPD PDIP Jatim di Pilkada Malang