Neneng diduga menggunakan perahu menuju Batam
Merdeka.com - Buronan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Neneng Sri Wahyuni, akhirnya ditangkap di kediamannya di Pejaten, Jakarta Selatan. Sebelum ditangkap, istri Nazaruddin tersebut, diketahui melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur ke Batam sebelum akhirnya menuju Cengkareng, dengan menggunakan pesawat Citilink.
Ketua KPK, Busyro Muqqoddas menduga, perjalanan Neneng dari Kuala Lumpur menuju Batam melalui laut dengan perahu.
"Dari Malaysia ke Batam kemungkinan menempuh jalan laut, pakai kapal," ujar Busyro, saat menggelar jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/6).
Seperti diketahui, KPK berhasil menangkap Neneng di kediamannya di kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, setelah membuntutinya dari bandara.
Neneng menjadi tersangka kasus korupsi pengadaan PLTS di Kemenakertrans. Neneng diduga berperan sebagai perantara proyek PLTS senilai Rp 8,9 miliar. Proyek tersebut dimenangkan PT Alfindo. KPK menduga ada kerugian negara Rp 3,8 miliar.
Neneng sempat ke Kolombia mendampingi pelarian suaminya, M Nazaruddin. Setelah itu jejaknya tidak jelas. Terakhir Neneng diduga berada di Malaysia. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya