Peristiwa

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Jokowi Kembali Blusukan, Lampung jadi Titik Awal Langkah Pemenangan PSI

"Yang pertama ke Lampung, apa yang akan disampaikan di Lampung nanti ya," ujar Bestari.

{{caption}}
Ricuh, Massa Lempari Botol dan Batu ke TNI-Polri Saat Eksekusi Hotel Sultan

Massa terlihat panik dan berhamburan ke berbagai arah, bahkan ada yang berlari masuk ke dalam hotel untuk mencari perlindungan.

{{caption}}
Tangan Kivlan Zen Terluka Kena Kawat Berduri Saat Eksekusi Hotel Sultan

Mantan Pangkostrad Kivlan Zen bergabung dengan kelompok yang menolak pelaksanaan eksekusi terhadap Hotel Sultan.

{{caption}}
Qodari Jelaskan Duduk Perkara Dialog Pemerintah di UGM Dibubarkan Mahasiswa

Sebelumnya, kegiatan serupa telah digelar di sejumlah perguruan tinggi dan berlangsung tanpa kendala berarti.

{{caption}}
Wamensesneg: PT Indobuildco Sudah Kuasai Hotel Sultan Selama 50 Tahun

Lahan Hotel Sultan adalah aset milik negara yang saat ini dikuasai oleh PT Indobuildco, yang telah mendapatkan hak istimewa selama 50 tahun untuk mengelolanya.

{{caption}}
Kemenhaj dan DPR Segera Bahas Biaya Haji 2027

Kemenhaj dan DPR akan membahas biaya haji 2027. Pemerintah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk avtur, kurs rupiah, dan layanan Saudi.

{{caption}}
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dipolisikan

Saat ditanya apakah laporan itu berkaitan dengan dugaan penghasutan, kepolisian masih melakukan pendalaman.

{{caption}}
FOTO: Aliansi Perempuan Indonesia Gelar Aksi di Dukuh Atas

Aliansi Perempuan Indonesia menyuarakan sejumlah tuntutan dalam aksi di Jakarta Pusat, Kamis (18/06/2026).

{{caption}}
Kubu Andrie Yunus Kembali Ungkap Keterlibatan Sipil Dalam Penyiraman Air Keras, Desak Polisi Segera Periksa

Hal itu disampaikan Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, saat memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Rabu (17/6).

{{caption}}
Update Kasus Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Segel Gudang Motor Listrik BGN di Sentul Bogor

Hasil penyidikan Kejagung, terdapat 21.801 unit motor listrik telah dibayarkan BGN. Namun sebagian besar kendaraan tersebut masih tersimpan di gudang.