Mengupas Kekuatan KKB Papua Pimpinan Egianus Kogoya
Merdeka.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali melakukan serangan dengan menembaki pekerja PT Istaka Karya. Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan kelompok yang dipimpin Egianus Kogoya ini juga pernah mengganggu Pilkada Papua, memeras pemerintah daerah dan mengganggu masyarakat.
Kekuatan KKB tidak bisa dianggap remeh. Kapolri Jenderal Tito membeberkan kekuatan KKB yang sering mengganggu keamanan di Papua:
Jumlah Anggota KKB 30 sampai 50 Orang
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKapolri Tito menyebutkan jumlah anggota KKB yang melakukan penembakan sebanyak 30 sampai 50 orang. Masing-masing dari mereka membawa senjata, mulai dari senjata tajam hingga senapan. Mereka menyerang para pekerja tanpa belas kasihan.
Senjata-Senjata Milik KKB
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSaat melakukan serangah, KKB dilengkapi dengan senjata sebanyak 20 buah. Senjata itu digunakan oleh masing-masing anggota KKB untuk membunuh sasarannya. Mereka mendapatkan senjata dari hasil rampasan anggota TNI-Polri dan dari sisa-sisa konflik Ambon.Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi menjelaskan senjata yang dimiliki anggota KKB adalah senjata standar militer. "Kan standar militer, standar NATO. Sebagian senjata api itu diambil dari hasil rampasan terhadap TNI-Polri di pos-pos," katanya.
Punya Fisik Tangguh dan Kuasai Medan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKapolri Tito juga mengungkapkan, anggota KKB di Papua menguasai medan dan memiliki kekuatan fisik tangguh. Bahkan, fisik mereka bisa bertahan pada ketinggian. "Mereka menguasai medan, fisik mereka terbiasa di ketinggian juga. Itu ketinggian kan hampir 2.000 mdpl mungkin, cukup berat di sana," katanya.Bahkan anggota kepolisian pernah kesulitan untuk menembus wilayah penyanderaan yang dilakukan oleh KKB.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya