Kronologi penangkapan 3 pembacok polisi di Bekasi

    Reporter : Arbi Sumandoyo | Jumat, 30 Maret 2012 14:27

    Kronologi penangkapan 3 pembacok polisi di Bekasi
    ilustrasi

    Merdeka.com - Baku tembak terjadi saat polisi menangkap perampok dalam sebuah rumah di Jalan Al Iklas Rt 6 Rw 1 Pondok Kacang Timur, Tangerang Selatan. Ketiga orang tersebut merupakan perampok yang membacok polisi di Bekasi.

    Dalam penangkapan itu dua orang perampok bernama Hendra dan Dede tewas tertembus timah panas polisi. Sedangkan satu pelaku EK, ditangkap dan ditembak kaki kanannya.

    Berikut kronologi penangkapan yang dihimpun merdeka.com, Jumat (30/3) dari sejumlah saksi di lokasi:

    Pukul 22.00 WIB, Kamis (29/3)
    Satu pelaku, Dede keluar membawa tas besar dan helm, padahal tidak membawa motor. Dua jam kemudian dia datang bersama dua temannya Hendra dan EK.

    Pukul 02.00 WIB
    Tiga orang polisi datang. Polisi mengetuk pintu tetapi tidak dibuka. Kemudian polisi memecahkan kaca rumah dibalas tembakan dari dalam. Polisi membalas sambil menjauh dari kontrakan.


    Pukul 03.00 WIB
    Sekitar 20 polisi mengepung rumah sambil melepaskan tembakan. Karena curiga ada bahan peledak Densus 88 diterjunkan. Satu pelaku, Dede tewas.

    Pukul 03.40 WIB
    Satu pelaku menyerahkan diri dengan kaki kanan luka kena tembak.

    Pukul 06.30 WIB
    Baku tembak masih terjadi. Satu pelaku lagi Hendra tewas.

    Pukul 08.00 WIB
    Pihak kepolisian mengevakusi jasad dua perampok.

    Pukul 08.30 WIB
    Polisi memasang garis polisi di rumah tersebut.

    Pukul 13.00 WIB
    Dua orang polisi masih berjaga di sekitar rumah.

    Seperti diberitakan sebelumnya, Para perampok yang berjumlah enam orang mengeroyok Brigadir Ery Sasongko dan Brigadir Jaka Setiawan, anggota Sabhara Polsek Setu pada Minggu (25/3) dini hari. Saat itu keduanya sedang patroli di Kampung Jati RT 03/03, Tambun, Kabupaten Bekasi.

    Terkejut melihat polisi, salah seorang rampok mengeluarkan senjata api lalu menembak Brigadir Ery Sasongko. Beruntung dua peluru yang dimuntahkan meleset. Sedangkan 4 pelaku lainnya menabrak Brigadir Jaka Setiawan dengan sepeda motor lalu memukuli dan membacoknya.

    Akibat kejadian itu, Brigadir Jaka mengalami luka cukup parah di bagian kepala, tangan dan matanya. Jaka hingga kini masih tidak sadarkan diri di ruang ICU RS Karya Medika Cibitung.

    [did]

    Komentar Anda


    Suka artikel ini ?
    Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

    KUMPULAN BERITA
    # Perampokan

    JANGAN LEWATKAN BERITA
    Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

    Let's be smart, read the news in a new way.
    Tutup
    Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
    Kirim ke

    Free Content

    • URL Blog

    • Contoh : merdeka.wordpress.com

    • Email

    • Password


    saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





    BE SMART, READ MORE