Kiai Maman: Tabloid Obor Rakyat karya jurnalistik setan

"Yang sebarkan ini betul-betul orang yang ingin hina pesantren dan memancing kerukunan beragama," ujar Kiai Maman.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Kiai Maman: Tabloid Obor Rakyat karya jurnalistik setan
Diskusi Obor Rakyat. ©2014 Merdeka.com/Mustiana Lestari

Pimpinan Pondok Pesantren Al Mizan Majalengka, Jawa Tengah, Kiai Maman Imanulhaq mengatakan, Tabloid Obor Rakyat yang disebar di pesantren merupakan karya jurnalistik setan. Menurutnya, Tabloid Obor Rakyat tidak memberitakan secara berimbang."Ini karya jurnalistik setan. Kalau jurnalistik beretika dan beradab, tentu dia berimbang dua calon sekaligus, disebarkan, tidak dengan dengan gratis seperti itu," kata Kiai Maman Imanulhaq saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (20/6).Kiai Maman menjelaskan, ponpesnya menerima Tabloid Obor Rakyat pada 17 Juni 2014 edisi kedua. "Tidak ada nama pengirimnya, rata-rata 10 eksemplar," ujarnya.Dia menambahkan, ponpes merasa terganggu dengan dikirimnya tabloid tersebut. Menurutnya, penghuni ponpes dianggap sebagai orang bodoh yang mudah terpengaruh dengan pemberitaan Tabloid Obor Rakyat."Yang sebarkan ini betul-betul orang yang ingin hina pesantren dan memancing kerukunan beragama," ujarnya.

Rekomendasi