Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasus penjualan perempuan di Jabar masih marak

Kasus penjualan perempuan di Jabar masih marak pelecehan seksual. shutterstock

Merdeka.com - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat telah menangani 338 kasus yang melibatkan perempuan dan anak. Penanganan itu sudah dilakukan kurang dari dua tahun.

Ketua Divisi Informasi dan Dokumentasi P2TP2A Jabar, Dedeh Faridah mengatakan, kasus yang mendominasi, ada pada penjualan perempuan dan anak dengan 193 kasus.

"Kasus ini masih tinggi, untuk penanganannya kami masih perlu pembahasan bersama. Kami masih perlu mengevaluasi dan mengkaji apa yang sudah dilakukan kami," katanya saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Selasa (10/7).

Peringkat kedua, kasus yang masih mencolok adalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dengan 85 kasus. Selanjutnya 40 kekerasan terhadap anak, 2 kekerasan dalam pergaulan, dan 18 kasus lainnya.

"Dari sejumlah kasus yang kami terima selama dua tahun pada Juli 2012 ini akan kami tangani, dan tentu penanganannya dengan kondisi yang beragam," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk kasus yang dialami perempuan terdiri atas kasus trafficking dan KDRT, sementara kasus yang dialami anak-anak adalah kasus pelecehan seksual dan anak jalanan. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP