Kapolsek yang Tabrak 2 Warga Rembang Mengaku Hindari Orang Berdiri di Jalan
Merdeka.com - Iptu SY, Kapolsek di Kabupaten Rembang menabrak sebuah rumah di Desa Bangunrejo, Pamotan, Kabupaten Rembang, hingga menewaskan dua orang karena berusaha menghindari seseorang yang berdiri di tengah jalan. Kesaksian SY ini terungkap saat pemeriksaan yang dilakukan oleh Bidang Propam Polda Jawa Tengah.
"Yang bersangkutan melihat ada seseorang yang berdiri di tengah jalan, lalu kemudian menghindar dan banting setir hingga menabrak sebuah rumah," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Iskandar F.Sutisna di Semarang, Rabu (27/5). Dikutip dari Antara.
Iskandar menambahkan, saat kejadian SY mengaku dalam perjalanan untuk berangkat berdinas. "Anggota Polri yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau kesengajaan," tuturnya.
Dia menyebut banyak faktor yang bisa menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Oleh karena itu, lanjut dia, pemeriksaan dilakukan terhadap korban, para saksi, termasuk kendaraan yang digunakan.
Sebelumnya diberitakan, Kapolsek Gunem SY yang mengendarai mobil Panther bernopol L 1476 GK yang menabrak dua orang hingga meninggal dunia di Desa Bangunrejo.
"SY ini memang anggota polisi, untuk kasusnya sudah diperiksa di Propam Polda. Dugaan awal, mabuk atau apa masih didalami," kata Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto saat dikonfirmasi, Selasa (26/5).
Dia menyebut kejadian bermula SY yang hendak berangkat dinas mengendarai mobil, Senin (25/5) malam. Mobil yang dikendarai melaju dari timur ke barat, sesampainya di lokasi tiba-tiba oleng ke kiri (selatan) hingga menabrak Rumah milik Saudara Samadi Bin Tasmani di sebelah selatan jalan.
"Mobil oleng langsung tabrak rumah dan korban meninggal dunia di lokasi kejadian dua orang satu balita umur 3 tahun alami cidera kepala berat, dan Suratman," ujar dia.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya