Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kader Golkar Yogyakarta Dorong Airlangga jadi Capres Pilpres 2024

Kader Golkar Yogyakarta Dorong Airlangga jadi Capres Pilpres 2024 Pertemuan Pemimpin Partai Koalisi Indonesia Bersatu. ©2023 Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menghadiri pertemuan ratusan kader di Kulon Progo, Jumat (28/4) malam. Dalam pertemuan itu, kader meminta kepada Airlangga agar dalam Pilpres 2024 mendatang Partai Golkar mengusung capres atau cawapres dari internal partai.

Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman mengatakan, suara akar rumput maupun pengurus mengharapkan Airlangga Hartanto menjadi capres yang diusung di Pilpres 2024 mendatang.

Anggota Komisi VII DPR RI ini menuturkan, situasi nasional saat ini masih dalam tingkat lobi-lobi antar partai politik. Gandung berpendapat, jika Golkar masih memungkinkan untuk mengusung kader partainya menjadi capres maupun cawapres.

Menurut Gandung masih banyak kemungkinan, termasuk jika Golkar ingin mengusung Airlangga Hartarto sebagai bacapres dengan merangkul PKB (Muhaimin Iskandar) atau PAN (Zulkifli Hasan) sebagai bakal cawapres.

Alternatif lain, kata Gandung, jika Gerindra tetap ingin mengusung Prabowo Subianto sebagai capres, maka Airlangga Hartarto bisa menjadi pendampingnya.

"Jadi cawapres masih ada dua jalan, Golkar dengan wakil PKB atau PAN. Atau cawapres dari Gerindra dari Golkar wakilnya. Masih belum buntu, artinya koalisi dengan partai di KIB masih terbuka lebar kesempatan," jelas Gandung, Sabtu (29/4).

Gandung menjabarkan semua peluang untuk Golkar masih terbuka luas. Termasuk akan bergabung dengan koalisi mana di Pilpres 2024. Meski demikian, Gandung mewanti-wanti agar Golkar tidak kembali mengulang kejadian di masa kepemimpinan Abu Rizal Bakrie (ARB).

"Memang saya tadi agak keras, karena jangan sampai zamannya ARB terulang, di detik-detik terakhir Golkar ditinggal semua partai sehingga tidak bisa mengusung dan hanya bisa mendukung," urai Gandung.

"Itu tidak boleh terulang, harus ada bacapres atau bakal cawapres dari Golkar, itu harga mati, jangan sampai menjadi pendukung saja, Yogya siap mendukung yang terbaik," tegas Gandung.

Gandung menegaskan di belakang Golkar adalah rakyat bukan oligarki. Logistik Golkar bukan Oligarki, tetapi di tengah masyarakat yang sekarang sudah mulai berpikir, menjadi pemilih yang kritis.

"Jadi tadi saya memang ijin agak kritis dengan Jokowi, karena kita memang harus kritis, kita patokannya rakyat, bukan patokannya menang, kalau patokannya menang, semua bisa dihalalkan untuk meraih kemenangan, itu yang dihindari Golkar," tegasnya.

Sementara Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto memilih irit berkomentar. Airlangga hanya menyebut untuk Pilpres 2024 persiapan-persiapan sudah maksimal.

"Yogyakarta fungsionarisnya siap, DPD siap, kabupaten/kota siap, seluruh relawan dan simpatisan siap," tutur Airlangga.

Ikuti perkembangan terkini seputar berita Pemilu 2024 hanya di merdeka.com

(mdk/tin)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP