Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Istana akui banyak makelar janjikan Freeport bertemu Jokowi

Istana akui banyak makelar janjikan Freeport bertemu Jokowi Jokowi terima kunjungan Presiden Italia. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf kalla (JK) yang diduga dilakoni Ketua DPR Setya Novanto masih terus bergulir. Setnov, nama sapaan Setya Novanto disebut Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatut nama keduanya untuk memuluskan perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Terkait hal itu, Sekretaris Kabinet Pramono Anung tak menampik banyaknya oknum yang kerap menjadi makelar guna menjembatani antara Presiden Joko Widodo dengan PT Freeport. Baik itu pihak ketiga yang berasal dari luar pemerintahan ataupun dari dalam internal pemerintah.

"Ada beberapa orang yang mencoba untuk menjembatani kami, Presiden menyatakan tidak akan bertemu melalui middle man atau siapapun. Karena Presiden bisa bertemu langsung dengan pemilik Freeport," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (17/11).

Meski demikian, Pramono klaim, Jokowi enggan menggunakan jasa makelar untuk menjadi perantara dirinya dengan pihak lain. Termasuk untuk bertemu dengan PT Freeport, lantaran hal itu masih bisa dilakukan sendiri.

Meski demikian, Pramono enggan membeberkan siapa saja yang menjadi penghubung untuk menjembatani presiden dengan PT Freeport. Namun, presiden sudah mengetahui siapa saja orang-orang yang bermain terkait soal Freeport ini.

"Yang jelas Presiden sudah memiliki data secara lengkap dan baik itu rekaman, transkrip, dan yang namanya presiden ini mata dan telinganya banyak sehingga ini menjadi peringatan bagi siapapun yang mengatasnamakan presiden maka perlu hati-hati," tegas Pramono.

"Dan dalam konteks ini sekali lagi, Presiden sungguh-sungguh ingin menjelaskan bahwa Presiden sama sekali tidak terpengaurh sebenarnya dengan kehebohan ini. Tetapi ini kan tidak baik kalau kemudian simbol negara digunakan oleh siapapun. Saya tidak menyebut nama, untuk hal-hal yang seperti itu karena memang Presiden berkeinginan untuk menyelesaikan atau memperpanjang atau tidak memperpanjang atau pembahasan terkait Kontrak Karya termasuk dengan Freeport itu dilakukan pendekatan 4 hal tadi," tandasnya.

Baca juga:

Istana tegaskan Jokowi tak pernah bertemu Freeport pakai makelar

Setnov catut nama presiden, Wiranto bilang 'tunggu tanggal mainnya'

Beda dengan JK, Jokowi tak bawa pencatut namanya ke jalur hukum

Jokowi sudah tahu lama namanya dicatut, tapi pilih diam

Ini identitas pengusaha R yang hadir bahas Freeport dengan Setnov (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP