Ini pengakuan Maharany soal malam bersama Ahmad Fathanah

Reporter : Arbi Sumandoyo | Jumat, 1 Februari 2013 14:53




Ini pengakuan Maharany soal malam bersama Ahmad Fathanah
Maharani -KPK. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Setelah sulit ditemui sejak dilepas KPK, Rabu (30/1) dini hari, Maharany Suciyono bicara terbuka kepada wartawan. Maharany Suciyono (19), mahasiswa Fakultas Komunikasi Universitas Moestopo Beragama itu mengisahkan situasi Selasa (29/1) malam saat bersama Ahmad Fathanah. Seusai pertemuan, Rany bersama Ahmad Fathanah ditangkap oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi.

Rany menjelaskan, malam itu dia nongkrong bersama bersama teman-temannya di sebuah kafe di Senayan City, Jakarta. Saat nongkrong tersebut, tiba-tiba saja remaja bertubuh semampai itu didatangi oleh waiters cafe dan memberinya nomor telepon untuk menghubungi seorang pria bernama Ahmad Fathanah.

"Saya waktu itu sedang main sama temen-teman saya dan nongkrong di Senayan City satu hari sebelum penangkapan, terus saya disamperin waiters dan dikasih nomor telepon untuk menghubungi dia dengan nama Ahmad Fathanah," kata Rany usai bangun tidur dengan mengenakan daster warna abu-abu saat ditemui di rumahnya, Jumat (31/1).

Rani mengatakan, usai diberi nomor tersebut, dia langsung merespons dengan SMS ke nomor Ahmad Fathanah. AF kemudian mengajak dirinya bertemu untuk makan malam di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.

"Saya waktu itu langsung menghubungi dia lewat SMS, singkat kata Ahmad Fathanah ajak ketemuan di Le Meridien untuk dinner," ujarnya.

Saat sedang di sebuah cafe di dalam Hotel Le Meridien, Rani diberi uang sebesar Rp 10 juta oleh Ahmad Fathanah. Namun tiba-tiba saja, anggota KPK datang dan langsung melakukan penggeledahan terhadap dia dan juga Ahmad Fathanah. Saat ditemukan uang, Rani berikut Ahmad kemudian dibawa ke kantor KPK.

"Saat di kafe saya dikasih uang segepok, 'ini uang banyak banget,'. Tiba-tiba datang orang mengaku KPK, tanya-tanya, ditemukan uang terus dibawa ke kantor KPK," paparnya.

Rupanya Maharany dan Ahmad sudah dikuntit oleh tim penyidik KPK. Lantaran dianggap tidak ada kaitannya dengan perkara suap impor daging sapi, KPK pun akhirnya melepaskan Rany pada Kamis pukul 02.13 WIB dini hari. Dia kemudian naik taksi BlueBird yang disediakan KPK.

Kisah Maharany Rabu dini hari setelah dilepas KPK
Ikut diciduk KPK, Maharany menjadi buah bibir di kampusnya
Apa peran Maharani dalam pusaran suap impor daging sapi?
Mahasiswi cantik Maharani masih harus ke KPK lagi
Maharany, mahasiswi cantik jadi korban pejabat nakal

[tts]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Sate Pak Siboen, langganan para Artis dan pejabat
  • Dua varian terbaru Ducati akhirnya muncul di IIMS 2014
  • Risma gratiskan namanya jadi merek jilbab buatan eks PSK
  • Hanya 50 unit, Mazda rilis New Biante Limited Edition
  • Pasca dihack, Sophia Mueller mention Indra Lesmana
  • Mau Ducati, siapkan dana 3 juta saja!
  • Pembatasan jam kunjung Monas efektif usir PKL bandel
  • ICW desak Kemenkum HAM tak obral pembebasan bersyarat koruptor
  • Jarang cekcok, inilah rahasia Laura Basuki dan Leo Sanjaya
  • Tabrakan beruntun, arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang macet
  • SHOW MORE