Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara tak diangkat jadi karyawan, satpam PT Medco gantung diri

Gara-gara tak diangkat jadi karyawan, satpam PT Medco gantung diri Ilustrasi Bunuh Diri. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Diduga frustasi lantaran tak diangkat menjadi karyawan, Thamrin (40), satpam yang bekerja di mess PT Medco nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Korban ditemukan oleh seorang office boy tewas tergantung di bawah tangga, Kamis (26/2) siang.

Saksi mata, Musniati (32) mengungkapkan, dirinya kaget saat membersihkan mess yang beralamat di Jalan Gaja Mada, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, itu melihat korban terbujur kaki dengan leher terikat tali tambang.

"Saya yang pertama kali temukan bapak (korban) itu tergantung. Dia seharusnya sudah pulang karena masuk malam, tapi dia gantung diri," ungkap Musniti, Kamis (26/2).

Begitu mendapat laporan saksi, jajaran dari Polsek Ilir Barat I Palembang mendatangi lokasi. Saat dievakuasi, polisi menemukan sepucuk surat yang berisi keluhan korban kepada perusahaan yang tidak mengangkatnya sebagai karyawan meski sudah bekerja selama sepuluh tahun.

"Kemungkinan besar korban gantung diri karena frustasi tak pernah diangkat jadi karyawan. Itu dilihat dari surat yang ada di sakunya," ujar Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang Iptu Muklis.

Selain surat, di celana korban yang tercatat sebagai warga Perumahan Talang Jambi, Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Palembang, itu ditemukan uang sebesar Rp 1,8 juta.

"Informasinya, hari ini korban baru gajian," kata dia.

Meski mendapati surat dan tidak ada tanda kekerasan, korban dibawa ke rumah sakit untuk autopsi.

"Di lihat dari ciri-ciri fisik, korban murni gantung diri karena ada air mani dan kotoran di kemaluan belakang," tukasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP