DPR Minta Program Prakerja Diubah jadi Bantuan Tunai untuk Warga Terdampak Covid-19
Merdeka.com - Anggota Komisi IX Nabil Haroen menilai, kartu prakerja seharusnya memberikan uang tunai langsung ketimbang memberikan pelatihan di saat masa pandemi Covid-19. Nabil mengatakan, sebaiknya program kartu prakerja itu direvisi. Sebab, kartu prakerja sebagai solusi jangka pendek atas krisis Covid-19 harus tepat sasaran.
"Namun, ada beberapa hal yang harus direvisi dari program kartu prakerja," kata Nabil kepada wartawan, Selasa (20/4).
Menurut anggota Fraksi PDIP ini, masyarakat saat ini lebih membutuhkan uang tunai untuk menghidupi sehari-hari karena krisis yang disebabkan virus corona. Maka itu, sistem pelatihan disarankan diubah menjadi bantuan uang tunai langsung.
"Warga saat ini butuh jaminan pangan dan sumber uang. Memberi ikan pada saat krisis lebih baik daripada memberi kail," kata Nabil.
Menurutnya, skema pelatihan itu hanya baik di saat kondisi normal. Namun, salah sasaran jika diterapkan di saat masa krisis seperti sekarang.
"Skema pelatihan untuk peningkatan skill itu bermanfaat pada situasi normal, dengan kondisi ekonomi yang bertumbuh. Pada saat krisis, pelatihan itu salah sasaran," ujar Nabil.
Selain itu, Nabil meminta pemerintah memastikan sistem pendaftaran kartu prakerja diperbaiki. Karena ada laporan penyalahgunaan dengan mengakali sistem.
"Ini harus jadi bahan evaluasi, agar program kartu pra kerja benar-benar tepat sasaran. Uang yang diberikan pemerintah juga akan bermanfaat, jika penerima bantuan memang benar-benar membutuhkan," pungkasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya