Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dikira hendak mencuri, polisi dipukul karyawan toko

Dikira hendak mencuri, polisi dipukul karyawan toko

Merdeka.com - Nasib sial dialami seorang anggota Polres Serang saat bertandang ke rumah toko milik rekannya. Dia dikira maling oleh salah satu karyawan toko dan dipukuli.

Kasat Reskrim Polres Serang Iptu Rensa Aktadivia yang dikonfirmasi Sabtu (30/11), membenarkan adanya anggota Polres Serang yang menjadi korban pemukulan. Namun dia enggan mengungkapkan identitas korban.

Rensa menjelaskan, peristiwa bermula saat polisi tersebut dengan berpakaian preman hendak menemui temannya yang tinggal di sebuah ruko. Namun teman polisi itu tidak berada di ruko tersebut dan polisi itu menunggu rekannya datang.

Namun, saat menunggu itu, seorang karyawan yang tidak mengetahui jika polisi itu merupakan rekan bosnya mengira korban akan mencuri. Tanpa banyak bertanya, karyawan itu memukuli sang polisi. "Lagi main. Kebetulan si karyawan rukonya enggak kenal, disangka ngambil uang," ujar Rensa.

Tak terima dipukul, korban berniat memperkarakan karyawan tersebut dengan pasal penganiayaan. Namun, dengan alasan pertemanan dengan pemilik ruko, polisi itu mengurungkan niatnya. "Tapi karena dia, juga kenal dengan bos karyawan, akhirnya dibatalkan dan selesai secara kekeluargaan," tutup Rensa.

Baca juga:

Jadi anggota geng motor, pelajar SMP di Pekanbaru pukuli 2 orang

Azlaini bongkar Ombudsman terima dana dari Australia

Kesal, anggota DPRD pecahkan kaca ruang paripurna dengan kursi

Berkelahi, pemuda tewas ditikam teman di depan Atrium Senen

Disebut Ombudsman galak, Azlaini ngaku sifatnya tegas (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP