BREAKING NEWS

Ini isi lengkap pidato perdana Presiden Jokowi


Diduga jadi bandar judi, tiga polisi diperiksa Polda Sumbar

Reporter : Yulistyo Pratomo | Selasa, 30 Juli 2013 02:01




Diduga jadi bandar judi, tiga polisi diperiksa Polda Sumbar
Judi. shutterstock

Merdeka.com - Diduga menjadi bandar judi toto gelap, Tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar memeriksa tiga polisi. Mereka ditangkap saat petugas merazia Polres Lima Puluh Kota di daerah Balai Panjang, dekat SPBU Ngalau Sampik, Kabupaten Limapuluh Kota.

"Tiga oknum polisi yang diselidik Propam Polda Sumbar yakni Aiptu W, Briptu J, dan Briptu A," kata Kabid Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi di Padang, Senin (29/7), seperti dilansir Antara.

Sejauh ini, Polda Sumbar masih memeriksa secara intensif ketiganya. Belum diketahui keterlibatan mereka di lokasi judi online tersebut.

"Mereka masih diperiksa penyidik Propam Polda Sumbar terkait dugaan menjadi bandar togel online tersebut," jelas Syamsi.

Selain tiga polisi, Polda Sumar juga menangkap tujuh orang lainnya saat berlangsungnya razia. Para tersangka diduga merupakan jaringan internasional.

"Mereka itu diduga merupakan jaringan judi togel internasional yakni Hongkong dan Singapura," kata dia.

Menurut dia, tujuh bandar togel tersebut sudah lama menjadi incaran jajaran Polda Sumbar untuk ditangkap. Mereka juga melancarkan aksi di daerah Pekanbaru dan beberapa wilayah Sumbar.

Para tersangka yang ditangkap tersebut memiliki peranan yang berbeda-beda, ada yang sebagai pengumpul pemasang nomor, dan juru hitung.

"Para bandar tersebut mendapat omzet yang cukup tinggi dari hasil perjudian itu," ujar dia.

Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Sumbar masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terkait kasus tersebut. "Polda Sumbar akan koordinasi dengan Polda Riau untuk menangkap bandar togel besar tersebut," jelas Syamsi.

Dia menambahkan, kawanan bandar judi togel internasional tersebut sedang menjalani pemeriksaan dan proses hukum. Jika terbukti, para tersangka akan dijerat pasal 303 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

[tyo]


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Dana asing Rp 734 miliar masuk sesaat setelah Jokowi-JK dilantik
  • Akbar Tandjung jamin KMP tak akan jegal Presiden Jokowi
  • Liburan seru, intip kedekatan Ivanka Trump dan putra-putrinya
  • Kehabisan duit, dua bocah SMP kehausan saat ke kirab Jokowi
  • Surat utang negara paling banyak dibeli warga Jakarta
  • Kredit macet Rp 97 M, Direktur PT SRT kabur jadi WN Singapura
  • Jokowi: Semoga Pak SBY selalu diberi barokah
  • SBY kepada Jokowi: Selamat bertugas bapak presiden
  • Program dana pesangon bisa kurangi perusahaan dari pajak badan
  • PKS: Setelah dilantik Umar bin Khattab jauhi hingar bingar pesta
  • SHOW MORE