Demi harta korban, Mega tega bunuh pacar dengan 21 tusukan
Merdeka.com - Pembunuhan terhadap Suprihatin oleh pacarnya sendiri Krisnanda Mega Pratama (26) diduga kuat dikarenakan motif ekonomi. Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi, Mega tega membunuh pacarnya karena ingin merampas harta milik sang pacar Suprihatin (22) yakni berupa ponsel, laptop dan sepeda motor.
"Keterangan yang kami kumpulkan si Mega yang menjadi pembunuh Suprihatin yang akhirnya juga tewas di tangan bapaknya ini banyak masalah. Kami telah menemukan dimana ia menjual HP korban Suprihatin yang telah dijual Rp 600.000 yang akhirnya sebagian uangnya diberikan pada ibunya," kata Wakapolres Ponorogo, Kompol Trisaksono pada merdeka.com, Kamis (14/2).
Meski berhasil merampas harta benda korban, Mega sebelumn tewas belum sempat menjual sepeda motor milik Suprihatin. "Sepeda motor dan HP sudah berhasil kita amankan, saat ini kita masih mencari dimana laptop milik Suprihatin dijual. Yang jelas seandainya dijual uangnya sudah dia pakai untuk membayar utang, namun kami sedang mencari dimana keberadaan laptop korban," tambahnya.
Setelah melakukan pengungkapan kasus selama lebih dari sepekan akhirnya polisi saat ini hanya mengamankan dua tersangka yang masih hidup dalam rangkaian pembunuhan di Dusun Taman Asri, Desa Karanggebang, Kecamatan Jetis Ponorogo Jawa Timur.
Keduanya adalah Eko Budianto (50) ayah sekaligus pembunuh Mega dan Amru Nasruddin (26) teman Mega yang membantu pembunuhan terhadap Mega oleh ayahnya sendiri.
"Tersangka pembunuhan terhadap Suprihatin adalah Mega, namun Mega sendiri sudah tewas di tangan ayahnya," tutup Kompol Trisaksono.
Bekas lurah bunuh anak kandung, tusukkan pisau saat korban pulas
Bunuh pacar dengan 21 tusukan, Mega dibunuh ayah sendiri (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya