5 Keganjilan penyerangan Kopassus ke Lapas Cebongan

Reporter : Hery H Winarno | Sabtu, 6 April 2013 06:01


2.
Informasi dari masyarakat

Merdeka.com - Ketua Tim Investigasi kasus penyerangan Lapas Cebongan dari TNI AD Brigjen Unggul K Yudhoyono menyebut, pelaku merupakan anggota Grup 2 Kopassus Kandang Menjangan, Kartosuro. Pelaku melakukan penyerangan setelah mendapatkan informasi dari masyarakat bila keempat tahanan pembunuh Sersan Kepala Heru Santoso dibawa ke Cebongan.

"Informasi lokasi didapatkan secara tidak sengaja. Dia jalan, dengar dari orang ada pengawalan mobil ketat. Makanya dia bergerak ke Cebongan," terang Unggul.

Masyarakat mana yang tahu bahwa iring-iringan mobil tahanan itu membawa keempat pelaku pembunuhan kepada ersan Kepala Heru Santoso?

Hingga kini TNI AD masih belum secara gamblang menjelaskan hal ini. Bahkan terkesan menutup-nutupi.


[hhw]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Tak cukup satu, ini dia 6 video teaser phablet Galaxy Note 4
  • Gugup dirazia, pengedar sabu antarprovinsi diringkus
  • Sopir Anas akui ikut antar duit penjualan Harrier
  • Hina menteri kulit hitam, politikus Italia ngaku dirasuki setan
  • Pemerintah klaim nelayan pilih harga BBM subsidi naik
  • Adrianus masih pikir-pikir cabut pernyataan 'ATM Polri'
  • Jonan ngaku siap jadi Dirut PLN
  • KNKT bantu selidiki penyebab terbakarnya bus Transjakarta
  • KPAI bantah ada 'orderan' ambil paksa Sienna dari Ben Kasyafani
  • BBM bersubsidi dibatasi, pendapatan nelayan merosot 50 persen
  • SHOW MORE