4 Keanehan kasus pemotongan kelamin Abdul Muhyi

Reporter : Laurel Benny Saron Silalahi | Rabu, 15 Mei 2013 08:02


2.
Waria atau wanita tulen yang dikencani

Merdeka.com - Bermaksud ingin mencari hiburan, malah berujung tragis. Abdul Muhyi (22) pemuda asal Bogor itu harus rela kehilangan kelaminnya karena telah dipotong oleh seorang yang dia kencani. Lebih aneh lagi, Abdul mengaku lupa malam itu berkencan dengan waria atau wanita tulen di lokasi kencan.

Awalnya kepada petugas polisi, Abdul mengaku bahwa yang dikencaninya adalah waria, namun belakangan dia menyebut bahwa yang dia kencani malam itu adalah wanita tulen.

"Hanya memberi keterangan sedikit, korban bilang pelaku itu ciri-ciri berbadan gemuk dan berkulit hitam, namanya Umai," ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin.


[hhw]

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






 

Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Demo di KPK, puluhan mahasiswa minta Setya Novanto ditangkap
  • 'Ice Cream Sandwich' akan mejeng di Honda Civic terbaru
  • HUT ke 69, TNI gelar pengobatan gratis 30 ribu warga miskin
  • Skor kubu Prabowo Vs Jokowi: 4-1
  • [Video] trailer terakhir 'INTERSTELLAR', penuh ketegangan!
  • Jokowi sudah duga Koalisi Merah Putih bakal kuasai pimpinan DPR
  • Indonesia berambisi jadi basis ekspor Asia Pasifik
  • 5 Alasan untuk mengunjungi Korea Selatan di musim gugur
  • Shireen Sungkar bisa bedakan tangis bayinya, lapar atau pipis
  • Soal uang terkuras di Vietnam,BCA sudah selesaikan dengan korban
  • SHOW MORE