3 Tersangka jaringan narkotika Malaysia digiring ke Mabes Polri

Reporter : Mitra Ramadhan | Kamis, 25 April 2013 00:40

3 Tersangka jaringan narkotika Malaysia digiring ke Mabes Polri
Pengedar Narkoba. ©2013 Merdeka.com/m luthfi

Merdeka.com - Tiga tersangka pengedar narkotika jaringan Malaysia yang di tangkap di Banjarmasin dan biasa mengedarkan di wilayah Medan serta Bali tiba di Bandara Internasional Soekarno- Hatta, Tangerang, Banten. Dengan pengawalan ketat petugas bersenjata, ketiganya digelandang ke Mabes Polri.

Dari tiga orang tersangka ini, dua orang lainnya terpaksa ditembak polisi lantaran berusaha melarikan diri. Wadir IV Narkotika Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Anjan Pramuka Putra mengatakan, sabu dan ekstasi itu diperoleh dari seorang WN Malaysia dengan berinisial S yang masih DPO.

Sedangkan barang haram itu bisa masuk ke Indonesia itu masuk melalui jalur laut dari Malaysia. Sesampai di Indonesia, sabu diedarkan melalui jalur darat ke kota-kota besar, seperti Bali dan Medan.

"Ini jaringan Narkotika Internasional," terang Anjan di Bandara Soetta, Tangerang, Rabu (24/4).

Ketiganya adalah Deni Mantili, Rizaldi Adi dan Lama. Para tersangka kemudian dibawa menuju kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.

Para tersangka nampak tertunduk lesu sembari jalan beriringan keluar dari terminal dua Bandara Soekarno-Hatta.

Atas penangkapan ketiganya, petugas berhasil menyita barang bukti sebanyak 7 Kg methampetamine atau sabu, 31 butir ekstasi dan 6.700 butir happy five serta sebelas unit telepon seluler.

Anjan juga menjelaskan, setelah berhasil menangkap ketiga tersangka di Hotel Amaris, Banjarmasin, Kalimantan Barat. Pihaknya kemudian melakukan pengembangan ke Medan.

"Di sana kami berhasil menyita 1.000 pil ekstasi dan 2 Kilogram sabu dari lanjutan jaringan ini," terangnya.

Bahkan petugas terpaksa menembak mati dua tersangka lantaran saat akan ditangkap, keduanya melakukan perlawanan. Keduanya adalah Ramadhan Puda dan Kiki. Seli adalah pria yang juga seorang mahasiswa. Dia ditembak di Hotel Grand Aston Medan.

"Saat ini kami telah berkoordinasi dengan petugas kepolisian di Malaysia untuk bekerjasama melakukan penangkapan terhadap S," tandasnya.

[tyo]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Kasus Narkoba

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya





Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Usai tulis surat maaf, bidan desa gantung diri di ruang praktik
  • PSSI dibekukan Kemenpora, La Nyalla melawan
  • Timor Leste-Indonesia kembali berunding soal perbatasan
  • Golkar kubu Agung Laksono pastikan tetap akan ikut pilkada serentak
  • Anggota Polda Aceh terlibat narkoba terancam dipecat
  • Menang mutlak, La Nyalla Mattalitti terpilih menjadi ketua umum PSSI
  • Ini panggilan sayang Yulia Rachman kepada suaminya
  • Singapura masih perkasa jadi pemberi utang terbesar Indonesia
  • Kapolri terpilih harus buka diri terhadap kasus KPK vs Polri
  • Kecelakaan di jalur tengkorak Bali, kernet truk tewas mengenaskan
  • SHOW MORE