Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ada barisan sakit hati di Dishub DKI

Ada barisan sakit hati di Dishub DKI Basuki Tjahaja Purnama. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak pernah puas dengan kinerja Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI. Bahkan, hal itu terjadi sejak dirinya masih menjabat sebagai wakil gubernur.

Hingga kini, posisi Kadishubtrans DKI telah mengalami pergantian hingga beberapa kali. Mulai dari Udar Pristono, Mohamad Akbar dan kemudian beralih ke Benjamin Bukit. Namun tidak berselang lama, Benjamin Bukit akhirnya dicopot juga oleh Ahok lantaran dinilai tak becus bekerja.

Ahok sebelumnya mengatakan enggan mengganti posisi Benjamin Bukit dengan orang internal Dishubtrans DKI. Sebab, dia menilai kinerja Dishub akan jalan di tempat jika dipimpin oleh orang dari internal.

Maka dari itu, Ahok menunjuk Andry Yansyah sebagai Kadishubtrans yang baru. Andry Yansyah sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur.

Nampaknya, kegeraman Ahok terhadap Dishubtrans DKI tak pernah surut. Kali ini, dia mencurigai ada barisan sakit hati di Dishubtrans DKI yang bermain dalam polemik stiker uji KIR Bus Scania.

Tak kalah menarik:

5 Pembelaan pemerintah saat daging sapi hilang di pasar

Cepat, hemat dan aman tanpa uang tunai

4 teknologi canggih yang patut manusia syukuri

Penemu-penemu canggih ini ternyata orang Indonesia (mdk/efd)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP