Cepat, hemat dan aman tanpa uang tunai
Merdeka.com - Sudah lebih dari tiga tahun terakhir, pemerintah dan perbankan gencar merayu masyarakat 'meninggalkan' transaksi menggunakan uang tunai. Sistem modern ditawarkan menggantikan sistem tradisional. Uang elektronik atau lebih akrab disebut e-money hadir dengan tujuan memodernisasi transaksi yang biasa dilakukan dengan uang cash.
Pada kenyataannya, belum semua orang terbiasa menggunakan transaksi tanpa uang cash. Butuh waktu panjang meyakinkan masyarakat akan keuntungan 'hijrah' ke transaksi menggunakan kartu debit, kredit maupun jenis kartu lainnya.
Lily, 25 tahun, mulai merasa nyaman bertransaksi tanpa uang tunai. Dia mengaku dimudahkan dengan sistem pembayaran yang lebih modern ini. Dari pengakuannya, keuntungan berlipat ganda dirasakan dengan meninggalkan transaksi tunai. Karena itu segala transaksi yang bisa dilakukan dengan non-tunai, pasti jadi pilihan utamanya.
"E-Money cukup membantu transaksi. Lebih simple, jadi tidak harus kemana-mana bawa uang dalam jumlah besar gitu," ujar Lily kepada merdeka.com.
Satu kartu bisa menggantikan lembaran-lembaran uang tunai di dalam dompet. Tidak zamannya menyimpan uang dalam jumlah besar di dalam dompet. Bagi sebagian orang, 'memarkir' uang di dalam dompet secara tidak langsung justru merugikan. Sebab kecenderungannya dompet bakal terkuras karena uang cepat habis untuk berbelanja. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya