Mereka yang bisa wujudkan mimpi walau tanpa anggota tubuh lengkap
Merdeka.com - Mungkin kita harus belajar tentang kegigihan dari 5 orang ini. Pasalnya, mereka tak pernah berhenti berusaha untuk mencapai cita-cita. Jalan yang harus mereka tempuh lebih jauh dan terjal, karena ada hambatan fisik yang merintangi.
Namun keterbatasan fisik saja tak cukup untuk mematikan semangat mereka. Kekurangan dalam segi fisik justru mereka ubah menjadi keunikan. Hal yang seharusnya menjadi titik kelemahan justru menjadi 'kelebihan' mereka di mata dunia.
Simak kisah kaum difabel ini dalam mewujudkan mimpi-mimpi besar mereka.
Quan Peng - Traveller
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Nasib telah menghalangi kebebasan saya. Saya harus mendapatkannya kembali, bagaimanapun caranya." -Quan Peng-
Quan Peng kehilangan kedua kakinya pada usia 17. Pria asal Gansu itu harus menjalani operasi untuk mengangkat tumor dari tulang belakangnya. Sayangnya, prosedur pembedahan itu ikut merusak saraf-saraf di kakinya. Jadilah Quan bergantung pada kursi roda seumur hidupnya.Namun Quan memutuskan untuk menjalani hidupnya seperti orang normal. Dia pindah ke Beijing pada tahun 2013 untuk mengejar karir sebagai entrepreneur online. Tak lama kemudian dia memutuskan untuk mewujudkan mimpinya selama ini, berkeliling China.Quan Peng memulai perjalanan mengelilingi daratan China pada tanggal 31 Agustus 2014. Perjalanan yang berawal dari Beijing itu dia lakukan seorang diri. Sepanjang perjalanan dia sudah menemui berbagai kesulitan, antara lain jatuh dari kursi roda, tergelincir dari bukit, dan nyeri pundak akut. Namun dia tak akan berhenti sampai impian besarnya terwujud.Di setiap perhentiannya, Quan juga mendokumentasikan ada atau tidaknya fasilitas yang tersedia untuk orang cacat seperti dirinya."Seiring dengan keinginan untuk melihat dunia dengan mata saya sendiri, saya juga melakukan perjalanan ini agar orang melihat pentingnya memiliki fasilitas bebas hambatan," tuturnya seperti dilansir Oddity Central.
Jessica Ruiz - Makeup artist
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Jangan biarkan siapapun atau apapun menghalangi jalan menuju impianmu. Jika kamu memiliki sebuah visi, maka kamu harus menjadikannya kenyataan, karena hanya kamu seorang yang bisa melakukannya."-Jessica Ruiz-
Walaupun tanpa bantuan tangan, Jessica Ruiz begitu mahir menggunakan alat-alat makeup. Dengan kuas terjepit di antara bibir, perempuan berambut pirang ini bisa membuat siapa saja terlihat cantik.Dilansir Yahoo! Beauty (20/11/15), Ruiz adalah seorang makeup artist difabel inspiratif asal Philadelphia, Amerika Serikat. Sebenarnya dia memiliki sepasang tangan lengkap. Namun Ruiz menyandang arthrogryposis, sebuah kondisi yang menyebabkan seseorang tidak dapat memfungsikan kedua lengannya secara normal. Perkenalan Ruiz dengan makeup dimulai saat remaja. Dia mencoba-coba merias diri untuk meningkatkan percaya dirinya. Pasalnya Ruiz sering diejek oleh teman-teman sekolahnya. Pujian demi pujian yang Ruiz dapatkan membuatnya semakin yakin akan bakatnya. Dia pun memutuskan untuk menjadi seorang makeup artist.Sayangnya, setiap sekolah makeup menolak mentah-mentah surat lamaran yang dikirimkan. Salah satu perwakilan sekolah itu bahkan menyobek surat lamaran Ruiz di depan matanya. "Ini membuat saya merasakan depresi terdalam dalam hidup," kenang Ruiz. "Di usia 18 tahun Anda masih mencoba untuk menemukan diri. Memiliki mimpi dan gairah lalu seseorang menghancurkannya seperti itu benar-benar menyayat hati."Lalu Ruiz beralih ke YouTube. Dia belajar seluruh keterampilan merias lewat video-video tutorial yang ditemukannya. "Saya menyebutnya YouTube University," kata Ruiz.Setelah menguasai teknik merias, Ruiz mulai menawarkan jasanya. Awalnya dia tak memungut bayaran sepeser pun. Namun lambat laun pundi-pundi rezeki Ruiz mulai mengalir. Kini tak hanya dikenal lewat Instagram, Ruiz juga berhasil menjadi makeup artist untuk sebuah pagelaran busana bergengsi.
Kanya Sesser - model lingerie dan skateboarder
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Saya tidak perlu sepasang kaki untuk merasa seksi. Saya selalu percaya diri dengan tubuh saya, sepanjang hidup saya. Jadilah percaya diri. Hidup terus berlanjut, hidup ini berharga."-Kanya Sesser-
Kendati tak memiliki tubuh bagian bawah, Kanya Sesser sukses menjadi seorang model lingerie dan skateboarder wanita. Dia bisa menghasilkan lebih dari USD 1.000 per hari dengan berpose untuk merek-merek produk olahraga ternama. Namun hidup model difabel asal California, Amerika Serikat ini tak selalu mudah.Dilansir The Huffington Post (28/9), Sesser dilahirkan tanpa sepasang kaki dan ditinggalkan di anak tangga salah satu kuil Buddha di Thailand. Namun riwayat sedih itu tak membuat Sesser berkecil hati. Perempuan berkulit eksotis ini selalu percaya diri. Meskipun kondisi tubuhnya tidak memungkinkan untuk berjalan seperti orang normal, Sesser menolak menggunakan kursi roda. Cewek hitam manis ini lebih memilih skateboard untuk sarana mobilitasnya.Sesser bertekad membuktikan kepada dunia kalau perbedaan itu adalah sesuatu yang indah. Dia mewujudkannya dengan menjadi seorang model. Sesser memulai karir sebagai model di usia 15 tahun. Berkat kerja kerasnya, kini dia menjadi salah satu model favorit merek-merek lingerie.Selain modelling dan skateboard, Sesser juga menekuni ski dan surfing. Dia tengah berlatih keras untuk mengikuti kompetisi mono-ski Paralimpiade yang diselenggarakan pada musim dingin 2018 di Korea Selatan.
Shane Falker - Binaragawan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDilansir Baltfam, Falker menghabiskan 9 minggu dalam pelatihan intensif dan mempraktikkan pola makan sehat dengan pantauan Coach Jeremy. Porsi latihannya pun sama beratnya dengan binaragawan lain. Dia melakukan set latihan kardio dua kali sehari.Butuh waktu bertahun-tahun bagi Falker untuk menyiapkan dirinya. Tetapi akhirnya Falker bisa maju di NABBA/APK Southern Hemisphere Championships. Saat itu usianya 34 tahun. Akhirnya dia memang hanya meraih juara ke-5. Namun Falker menjadi peserta favorit para penonton dan dewan juri pada hari itu. Yang paling penting, Falker berhasil meraih mimpinya dan menginspirasi banyak orang. Dia adalah bukti nyata kalau meraih mimpi itu bukan hal yang mustahil.
Jake Olson - Atlet futbol
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com"Melalui kesulitan atau tantangan dalam hidup benar-benar membuat Anda lebih kuat. Hidup tidak pernah adil, futbol tidak pernah adil, segala hal [di dunia] ini tidak ada yang adil. Tetapi terserah Anda, sampai seberapa jauh Anda ingin membawa diri...Hal ini mengajarkan saya untuk tidak menyerah. Hal ini mengajarkan saya untuk terus berjuang."-Jake Olson-
Berawal dari fans fanatik, pemuda ini berhasil mewujudkan impiannya utnuk menjadi salah satu pemain tim futbol Trojans USC. Namun Jake Olson membutuhkan upaya yang jauh lebih keras daripada rekan-rekannya. Sebab Olson hanya bisa bermain mengandalkan naluri dan empat indera.Olson lahir dengan retinoblastoma, sejenis kanker langka yang menyerang retina. Dia kehilangan mata kirinya ketika berusia 8 bulan dan mata kanannya pada usia 12 tahun. Namun diam-diam dia masih memelihara impian untuk menjadi anggota tim Trojans USC dan berusaha mewujudkannya.Setelah berhasil menduduki posisi long snapper di SMA, Olson mengajukan diri sebagai pemain baru di Trojans USC. Berkat kesungguhannya, Olson berhasil membuat pelatih Trojans bersedia menerimanya. Olson tidak meminta diperlakukan berbeda. Dia datang latihan lebih awal dan mengikuti setiap arahan dengan sungguh-sungguh.Akhirnya kegigihan Olson berbuah manis. Dia bisa ikut berlaga di lapangan bersama tim kesayangannya. "Besok saya akan memasuki lapangan Howard Jones, bukan sebagai penggemar atau anggota kehormatan, tetapi sebagai pemain Trojan USC!" tulis Olson di Twitter pada bulan September lalu.
Itulah kisah-kisah kaum difabel yang pantang menyerah dalam mewujudkan impian mereka. Semoga bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya