Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Turki tuding ISIS berada di balik serangan bom bunuh diri

Turki tuding ISIS berada di balik serangan bom bunuh diri Bom di Bandara Istanbul. ©REUTERS

Merdeka.com - Serangan teror kembali melanda Turki. Serangan bersenjata dan berakhir dengan misi bom bunuh diri tersebut menyasar salah satu bandara tersibuk di negeri tersebut, sedikitnya telah menewaskan 36 orang, termasuk petugas keamanan bandara.

Perdana Menteri Turki Binali Yildirim meyakini ISIS berada di balik serangan itu. Pernyataan itu disampaikannya berdasarkan beberapa bukti yang didapatkan aparat keamanan tak lama usai serangan.

"Berdasarkan informasi terakhir, 36 telah kehilangan nyawa, dan ada bukti yang berhubungan dengan Daesh (nama lain ISIS)," ujar Yildirim dalam keterangan persnya di Turki, Rabu (29/6), demikian dikutip dari Channel News Asia.

Yildirim menambahkan, ada sejumlah orang yang terluka dalam serangan tersebut, tanpa menyebutkan jumlahnya.

Para pelaku teror memulai serangan dengan menembaki para penumpang dengan senjata otomatis sebelum meledakkan diri. Namun, belum diketahui identitas maupun asal negara seluruh pelaku.

Dalam keterangannya, perdana menteri menyebutkan para pelaku teror tiba di bandara dengan menggunakan taksi. Dia juga membantah aparat keamanan Turki telah gagal mencegah aksi teror tersebut.

"Lalu lintas udara akan kembali dibuka pukul 03.00 dini hari waktu setempat (07.00 WIB)," tutupnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP