Toko Laundry di Pompeii Terkubur 2000 Tahun, Ungkap Cara Orang Romawi Cuci Pakaian
Merdeka.com - Jasa laundry atau mencuci pakaian ternyata telah ada sejak sekitar 2.000 tahun lalu atau bisa jadi lebih tua dari itu. Usaha jasa cuci pakaian ini telah dilakukan orang Romawi kuno.
Ini dibuktikan dengan temuan toko laundry di reruntuhan kota Pompeii yang terkubur. Pompeii adalah kota Romawi kuno di Italia yang terkubur setelah Gunung Vesuvius meletus pada tahun 79 Masehi.
Saat tim baru mulai menggali di sepanjang jalan kota di Insula 10, mereka menemukan bubungan dan lantai atas beberapa bangunan. Salah satu bangunan tersebut dulunya merupakan toko laundry (fullonica dalam bahasa Romawi), kata para arkeolog, dikutip dari Miami Herald, Rabu (1/3).
Para arkeolog telah menggali Pompeii selama satu abad lebih. Namun baru sekitar sepertiga dari situs purba itu yang telah dieksplorasi, menurut Pompeii Archaeological Park dalam rilisnya pada Selasa (27/2).
Bagaimana cara orang Romawi mencuci baju?
Karena saat itu sabun belum ditemukan, orang Romawi kuno menggunakan air kencing manusia dan hewan sebagai deterjen. Air kecing itu dikumpulkan dalam sebuah wadah yang ditemukan di sepanjang jalanan kota.
Air kencing mengandung amoniak, zat dasar, yang membersihkan kotoran dan noda minyak dengan menetralkan sifatnya yang sedikit asam.
Menurut World Encyclopedia, orang Romawi membawa pakaian mereka ke fullonica dan membayar jasa pencucian pakaian. Petugas laundry mencuci baju tersebut di dalam tong yang berisi air dan air kecil lalu menginjak-injak pakaian tersebut selama beberapa waktu. Petugas lalu akan membilas baju tersebut dengan tangan dan memukul-mukulnya dengan tongkat untuk menghilangkan noda atau kotoran.
Setelah noda dan kotoran hilang, baju tersebut akan dikeringkan dan kemudian diantar atau diambil sendiri oleh pelanggan.
Toko laundry yang ditemukan di Insula 10 ini bukan laundry pertama yang ditemukan di Pompeii. Pada 1912, bangunan laundry atau Fullonica Stephanus juga ditemukan arkeolog.
Menurut para ahli, Fullonica Stephanus dulunya merupakan sebuah rumah yang kemudian diubah menjadi toko laundry.
(mdk/pan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya