Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Para difabel inspiratif ini bikin malu manusia normal

Para difabel inspiratif ini bikin malu manusia normal Peng Chao. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebagai manusia dengan fisik yang sempurna, kita kadang masih banyak mengeluh. Bagi kita masih banyak hal yang kurang.

Mungkin ada baiknya kita malu dengan empat orang ini. Dengan keterbatasan fisik yang mereka miliki, mereka bisa melakukan hal yang lebih dibanding kita yang normal secara fisik.

Dalam kekurangan, empat orang ini berusaha untuk hidup selayaknya orang normal. Ada yang mengabdikan hidupnya untuk membagi ilmunya, untuk orang tua, dan untuk bangsanya.

Berikut ini mereka yang memiliki kekurangan fisik, namun menginspirasi banyak orang di dunia seperti yang dirangkum merdeka.com:

Atlet tanpa lengan dan kaki akan berenang keliling dunia

lengan dan kaki akan berenang keliling dunia rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Philippe Croizon, seorang perenang dari Prancis, mengumumkan rencananya untuk berenang mengelilingi dunia, walaupun tidak memiliki lengan dan kaki.Dia dan rekannya, Arnaud Chassery, berencana untuk menyusuri lima benua dengan berenang melalui selat-selat kecil yang memisahkan benua-benua itu.Croizon, yang kehilangan lengan dan kakinya saat berumur 26 tahun karena sengatan listrik saat mengganti antena televisi, ini ingin membuktikan bahwa dia masih mampu menghadapi tantangan. Namun selain itu, Croizon juga memiliki pesan yang lebih besar."Kami secara simbolis akan menghubungkan kelima benua itu, dua orang kecil seperti kami, dua pria. Kami secara simbolis akan membangun jembatan di antara benua. Itu berarti bahwa kami akan menyatukan mereka (kelima benua). Berarti bahwa kita semua (orang-orang di lima benua) tak pernah jauh satu sama lain. Jadi, bahkan jika kita memiliki pandangan politik yang berbeda, warna kulit yang berbeda, bahkan dengan kekurangan fisik kita, kita semua hidup dalam satu planet. Itulah pesan yang ingin kami sampaikan dengan jelas," katanya seperti dikutip oleh IBTimes TV.

Croizon telah berenang melewati Selat Inggris, prestasi yang membuatnya semakin berkeinginan untuk mengambil tantangan yang lebih besar.Pasangan perenang ini akan meninggalkan Perancis pada tanggal 6 Mei untuk perjalanan pertama mereka, menghubungkan benua Australia dan Asia dengan berenang melalui Papua Nugini ke Indonesia. Pada musim panas mereka akan berenang melewati Laut Merah (untuk menghubungkan Asia dengan Afrika), Selat Gibraltar (Afrika dengan Eropa), dan Selat Bering (Asia dengan Amerika).Mereka berencana menyelesaikan misi mereka pada pertengahan Agustus, setelah kunjungan ke White House, berenang sejauh 85 km, dan menghabiskan 45 jam di dalam air.

Tidak punya tangan, lelaki ini tulus rawat ibunya yang sakit

tangan lelaki ini tulus rawat ibunya yang sakit rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ketulusan pria China bernama Chen Xing Yin menyentuh hati banyak orang. Betapa tidak, meski hidup tanpa kedua tangan, Chen tetap mengurus ibunya yang tengah sakit keras. Padahal untuk dirinya sendirinya, hidup Chen sudah kekurangan dan sulit. Sembari merawat ibunya, Chen bekerja serabutan mulai dari bertani sampai berternak. Menurut pengakuan lelaki asal desa Tongxin, Chongqin, Fengdu ini, dia telah kehilangan tangan saat berumur 7 tahun setelah kecelakaan.Kendati demikian, Chen tidak menyerah. Anak bungsu dari 6 bersaudara ini, melakukan semuanya sendiri. Dia mempergunakan kaki dan mulutnya untuk melakukan apapun.Mulai dari mengurus 20 kambing, mencuci, memasak termasuk merawat ibunya yang berumur 88 tahun.Setiap hari Chen membuatkan ibunya makanan dan menyuapi ibunya yang menderita bronkitis akut. Aksi Chen ini membuat orang-orang di desanya terpukau dan salut. Bahkan orangtua di desa Chen, menyuruh anak-anaknya meniru perbuatan dan pengabdian Chen kepada ibunya."Meski dia tidak mempunyai tangan. Dia bekerja lebih cepat dari orang normal" jelas salah satu tetangga Chen dikutip Shanghaiist, Minggu (23/8). Beberapa netizen asal China juga berkomentar, "Kakinya lebih berguna dari tangan saya sendiri. Yang membuat saya salut dia bekerja untuk hidup yang lebih baik tanpa bergantung pada bantuan orang lain"

Walau tak berlengan, dia mengabdikan hidupnya untuk mengajar

berlengan dia mengabdikan hidupnya untuk mengajar rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pria 41 tahun asal Provinsi Yunnan bernama Jiang Shengfa baru-baru ini buat netizen China terharu. Pria berprofesi sebagai guru ini tetap menjalankan tugasnya walaupun tidak punya tangan.Kisah Jiang amat sedih. Dia mengalami kecelakaan kerja pada 1996. Kala itu Jiang yang bekerja dekat dengan alat-alat elektronik mengalami kecelakaan kerja.Dilansir dari laman Shanghaiist, Rabu (9/9), usai tangannya diamputasi, dia kemudian belajar menulis dan melakukan kegiatan sehari-hari tanpa menggunakan tangan. Kemudian Jiang memutuskan untuk menjadi guru."Saya memilih jadi guru. Hanya itu yang bisa saya lakukan, yaitu membagi ilmu," kata Jiang.Dalam melakukan pekerjaannya saat ini, dia menggunakan seluruh anggota tubuhnya yang tersisa. Dia menggunakan mulutnya untuk membuka buku, kemudian dia menempelkan kapur di tangannya dengan menggunakan alat perekat untuk menulis di papan.Dua tahun lalu dia mendapat sorotan dari media lokal. Keuntungan didapatnya dari hal itu, dia kemudian ditawarkan pekerjaan dengan gaji yang menggiurkan di sebuah institusi di Hunnan. Selain mengajar, Hunna juga ahli dalam membuat kaligrafi China.

Pria tanpa lengan ini selesaikan ujian masuk universitas pakai kaki

lengan ini selesaikan ujian masuk universitas pakai kaki rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Peng Chao merupakan salah satu siswa berprestasi. Walaupun tak memiliki tangan, pemuda asal Provinsi Sichuan ini berhasil mengerjakan soal ujian masuk perguruan tinggi atau yang dikenal dengan gaokao, memakai kakinya dan memperoleh nilai 603.Dengan nilai tinggi itu, dia bisa masuk perguruan tinggi yang dia idam-idamkan."Sekolah impian saya Universitas Zhejiang. Kali ini saya merasa lebih siap dibanding tahun sebelumnya," ujar Peng, seperti dilansir dari Shanghaiist, Rabu (24/6).Peng mendapat tambahan waktu 45 menit untuk mengerjakan soal-soal ujian tersebut. Hal ini dilakukan pihak panitia lantaran fisiknya.Namun, Peng merasa sedikiit khawatir. Pasalnya dia agak pesimis untuk mengambil jurusan teknik sipil, melihat kondisi fisiknya yang kurang sempurna.Pemuda ini kehilangan tangannya ketika dia masih sekolah akibat kecelakaan. Dokter memutuskan kedua tangannya harus diamputasi.Kisah Peng Chao berhasil lolos dari ujian masuk perguruan tinggi ini rupanya menyentil netizen.Dalam akun sosial Weibo, seorang pengguna internet yang tidak dituliskan namanya mengatakan, "Saya malu pada diri saya sendiri. Saya memiliki dua lengan dan kaki, namun saya tidak berhasil lolos ujian gaokao."

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP