Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gemuruh Revolusi di Kazakhstan: Mengapa dan Ke Mana Arahnya

Gemuruh Revolusi di Kazakhstan: Mengapa dan Ke Mana Arahnya Rusuh di Kazakhstan. ©REUTERS/Pavel Mikheyev

Merdeka.com - Suasana masih mencekam di Kazakhstan menyusul kerusuhan yang dipicu naiknya harga bahan bakar LPG dalam sepekan terakhir. Kekacauan ini semakin memburuk dan pertumpahan darah harus terjadi untuk menentukan ke mana arah masa depan negeri bekas pecahan Uni Sovyet itu. Rusia sampai-sampai harus mengirimkan pasukan setelah puluhan demonstran anti-pemerintah tewas akibat bentrokan dengan aparat keamanan.

Sejumlah gedung pemerintah dan kantor balai kota di Almaty dibakar massa. Mobil-mobil polisi juga hangus dilalap api. Massa mengambil alih bandara. Ratusan orang luka.

Polisi menuding demonstran bertanggung jawab atas tewasnya 13 rekan mereka dan menyebabkan 353 lainnya luka.

Ribuan demonstran yang marah turun ke jalan dan peristiwa ini menjadi krisis terbesar di Kazakhstan sejak negara itu merdeka pada 1991.

Belum tiga tahun berkuasa, Presiden Kassym-Jomart Tokayev kini harus menghadapi tantangan krisis di tengah pertarungan pengaruh Rusia dan Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Dilansir dari laman the New York Times, Kamis (6/1), kerusuhan ini juga menggambarkan ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahan otoriter yang korup yang hanya menguntungkan segelintir elit penguasa.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP