Foto Washington Post salah sebut Ryamizard Ryacudu presiden RI

Kesalahan berasal dari kredit foto kantor berita internasional. Jadi perbincangan milis warga RI di AS

Ardyan Mohamad
Oleh Ardyan Mohamad - Reporter
Foto Washington Post salah sebut Ryamizard Ryacudu presiden RI
Koran the Washington Post salah sebut Ryamizard presiden RI. ©2015 Merdeka.com

Di jejaring sosial Whatsapp dan Path, beredar cuplikan gambar halaman surat kabar the Washington Post hari ini, Selasa (27/10), yang salah mengidentifikasi sosok Presiden Joko Widodo. Dalam kredit foto dalam berita presiden RI mempersingkat lawatan ke Amerika Serikat itu, sosok Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu disebut sebagai presiden Indonesia.

Padahal foto kemarin itu diambil dari momen berbeda, tepatnya sebelum dialog kerja sama bidang pertahanan RI-AS di Pentagon, Ibu Kota Washington D.C.

"Presiden Indonesia Joko Widodo memberi hormat pasukan pengibar bendera di Pentagon. Di sampingnya berdiri Menteri Pertahanan AS, Ashton Carter," seperti dikutip dari kredit foto yang beredar tersebut.

Kesalahan kredit foto ini berasal dari Kantor Berita AFP, yang mendistribusikan gambar kepada Getty Images, penyedia gambar bagi Washington Post. Foto itu diambil oleh Jim Watson.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Arsip data masih menyebut sosok Ryamizard sebagai presiden Jokowi 23 jam lalu. Setelah diperiksa kembali, arsip Getty Images sudah mengoreksinya dengan memasukkan foto tersebut ke kumpulan foto Ryamizard.Kesalahan kredit foto berita Washington Post ini sebelumnya menyebar di milis warga Indonesia yang mukim di Negeri Paman Sam.

Dari substansi berita lawatan Jokowi, Washington Post lebih menyoroti komitmen AS membantu pemerintah Indonesia memadamkan api kebakaran hutan. Negeri Adi Daya itu akan menghibahkan USD 2,7 juta untuk upaya penanggulangan bencana asap.

Surat kabar the Washington Post merupakan salah satu media cetak berpengaruh di AS, dimiliki kelompok konglomerasi Nash Holdings. Dari sisi sirkulasi, koran nasional itu urutan delapan di seantero Negeri Paman Sam, jumlah pelanggannya mencapai 474 ribu orang.

*pemutakhiran data dalam berita ini: Kantor berita Antara menyatakan kesalahan ini sudah diakui wartawan Washington Post. Achmad Anugerah, WNI mukim di AS dalam akun sosial medianya menampilkan balasan email dari Juliet Eilperin, sang jurnalis.

Achmad Anugerah menulis kepada Eilperin, "According with the article that you created about the Indonesian Presidents visit to the United States in Washington Post, photos in your article is the Defense Minister of Indonesia, Ryamizard Ryacudu."

Eilperin lantas menjawab email tersebut, menyatakan kesalahan ada di pihak Getty dan AFP. Dia menjamin koreksi akan dilakukan redaksi Washington Post. "I didn't see the photo until this morning, and we will run a print correction."

Rekomendasi