Bangladesh larang warga naik motor bertiga
Merdeka.com - Pemerintah Bangladesh melarang warganya membawa lebih dari satu penumpang di atas sepeda motor. Dengan kata lain warga dilarang naik motor bertiga.
Larangan itu dibuat setelah dua hari lalu istri dari seorang pejabat polisi tewas ditembak oleh tiga tersangka militan Islam yang naik motor bertiga.
Channel News Asia melaporkan, Senin (6/6), Mahmuda Aktar, istri dari pejabat polisi Babul Aktar dikenal cukup vokal dalam kampanye menentang militan. Dia ditikam dan ditembak mati oleh tiga orang mengendarai motor di Kota Chittagong Ahad lalu.
Polisi sejauh ini sudah menangkap empat orang buat dimintai keterangan dan motor yang dipakai tersangka juga sudah diamankan.
"Sekarang hanya boleh dua orang naik satu motor, tidak boleh tiga," kata Menteri Dalam Negeri Asaduzzaman Khan kepada wartawan. Dia juga menambahkan, para pemotor dilarang membawa istri atau anaknya dengan sepeda motor.
Khan mengatakan penyerangan terhadap istri polisi itu bertujuan melemahkan para aparat dan pemerintah akan membahas soal keamanan keluarga para penegak hukum. (mdk/pan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya