Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PLN pakai tenaga outsourcing untuk katering dan cleaning service

PLN pakai tenaga outsourcing untuk katering dan cleaning service listrik. merdeka.com

Merdeka.com - Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengaku hanya menggunakan tenaga alih daya untuk katering dan cleaning service. Selain itu, untuk pekerja di pembangkit, beberapa menggunakan tenaga borongan.

Direktur Utama PLN Nur Pamudji mengatakan untuk kantor PLN pusat sendiri, tenaga outsourcing hanya dipakai untuk dua pekerjaan tersebut.

"Kalau selain itu karyawan perusahaan yang diborongkan oleh PLN. Misalnya bangun PLTU, nah itu karyawan PT itu," ucap Nur Pramudji ketika ditemui di Kementerian BUMN, Rabu (14/3).

Nur mengatakan, untuk gaji karyawan outsourcing di PLN, masih berdasarkan peraturan yang berlaku di pemerintah daerah. "Kan gaji ada aturan dari pemda setempat dan Bupati menetapkan. Gaji yang menetapkan pemda diikuti perusahaan. Gaji kita ikut pemda," tegasnya.

Beberapa hari lalu, para pendemo yang menyebut karyawan outsourcing PLN menggeruduk kantor Menteri BUMN Dahlan Iskan. Sekitar 300 orang karyawan outsourcing BUMN yang tergabung dalam Persaudaraan Pekerjaan Muslim Indonesia (PPMI) ingin bertemu Dahlan untuk membicarakan nasib karyawan outsourcing.

Dalam orasinya mereka menuntut PT PLN tidak melakukan rekruitmen karyawan baru dan juga PLN diminta membayar karyawan outsourcing sama dengan hak karyawan tetap terhitung per Januari 2013.

"Gaji outsourcing PLN di Sumedang hanya digaji Rp 16.000 per hari," ucap koordinator demo waktu itu. (mdk/rin)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP