Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Perusahaan Perdagangan Komputer Raup Penjualan Rp19,8 Miliar di 2022, Ini Paling Laku

Perusahaan Perdagangan Komputer Raup Penjualan Rp19,8 Miliar di 2022, Ini Paling Laku Komputer. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - PT Techno9 Indonesia, perusahaan bergerak di bidang kegiatan usaha perdagangan komputer dan perlengkapannya mencatatkan kinerja positif sepanjang 2022. Penjualan perusahaan meningkat menjadi sebesar Rp19.848.779.617. Dibandingkan dengan penjualan yang diperoleh pada tahun 2021 yang sebesar Rp6.531.239.273, angka penjualan ini melonjak 203,98 persen.

Penjualan perangkat mendominasi total penjualan sebesar Rp16.938.906.248, dibandingkan dengan Rp3.156.864.273, yang diperoleh dari penjualan perangkat keras tahun 2021. Sedangkan penjualan perangkat lunak turun dari Rp2.426.175.000, menjadi Rp578.705.753 saja.

"Pendapatan dari pemeliharaan juga mengkontribusi sebesar Rp2.331.167.616, dari Rp948.200.000, yang diperoleh pada tahun 2021," ucap Direktur Utama PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), Heddy Kandou di Jakarta, Kamis (8/6).

Total aset Perseroan pada tahun 2022 juga melonjak menjadi Rp50.428.003.298 dari posisi tahun 2021 yang sebesar Rp19.364.366.094. Melonjaknya total asset tersebut karena aset lancar meningkat secara tajam menjadi Rp38.100.844.958, dari Rp8.811.510.753, yang dicatat pada tahun 2021.

Sedangkan melonjaknya aset lancar tersebut karena diperolehnya uang muka dari proyek pembuatan aplikasi Hospital Information System (HIS) dan uang muka pembuatan aplikasi pendidikan. Sementara itu, total liabailitas hanya naik sedikit menjadi Rp4.848.904.681, dari Rp4.252.800.316 yang terjadi pada 2021.

"Total ekuitas Perseroan melonjak menjadi Rp45.579.098.618, dari Rp15.111.565.778 karena adanya perubahan modal disetor sebagai dampak dari IPO yang dilakukan Perseroan sebesar Rp32.400.000.000," katanya.

Tambah Service Point

Dalam Upaya mempercepat service level agreement terhadap pelanggan Perseroan, PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) tahun ini menargetkan pembukaan 19 Service Point (SP) di kota-kota besar di Indonesia.

Direktur Utama NINE, Heddy Kandou mengatakan dengan mempercepat service level agreement terhadap pelanggan, perseroan dapat senantiasa berkontribusi untuk membuka lapangan pekerjaan untuk tenaga-tenaga ahli di daerah. "Pembukaan SP juga dapat mengurangi biaya akomodasi dan transportasi dari tenaga ahli perseroan," ujar Heddy.

Hingga Juni 2023, kata Heddy, perseroan telah membuka 3 SP di Bengkulu, Semarang dan Manado. Sedangkan dua kota lain yaitu Banjarmasin dan Malang akan segera menyusul karena sedang dalam tahap penyelesaian yang diperkirakan selesai akhir Juni.

Dana untuk pembukaan 19 SP tersebut berasal dari sebagian hasil Penawaran Umum Perdana Saham atau initial Public Offering (IPO) yang dilakukan Desember tahun 2022 sebesar 32,09 persen dari total nilai yang diperoleh sekitar Rp32,4 miliar (setelah dikurangi biaya emisi).

Sementara itu bagian terbesar dari hasil dana IPO atau sekitar 52,66 persen digunakan sebagai Modal Kerja Perseroan guna mendukung pengembangan kegiatan usaha seperti pembelian barang dagangan dan persediaan barang, biaya penyelenggaraan pelatihan maupun operasional kantor; dan sekitar 15,25 persen digunakan untuk pembelian gudang penyimpanan (ruang stok barang) serta sebagai ruang penunjang operasional.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP