Lima investor berniat kelola Jateng Park
Merdeka.com - Lima investor dari dalam maupun luar negeri menjajaki pengelolaan proyek Jateng Park yang rencananya akan dibangun di Hutan Penggaron, Desa Susukan, Kabupaten Semarang. Kabid Pariwisata, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Prambudi mengatakan, untuk saat ini pembahasan sudah mengerucut pada proses pemilihan calon investor yang dianggap cocok mengelola Jateng Park.
Pihaknya sudah bertemu jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membahas pengelolaan tersebut. "Pembicaraan antara KLHK dan Pemprov Jateng sudah dalam taraf pemilihan investor. Mudah-mudah sudah klik karena masyarakat kita sangat berharap punya kawasan edupark seperti Taman Safari di salah satu daerah Jawa Tengah," tutur Prambudi, Senin (30/4).
Prambudi mengatakan, lokasi Jateng Park di hutan Penggaron kini juga sudah ditawarkan kepada investor. Rancangan masterplan sudah rampung. Total investasi Jateng Park mencapai Rp 2 triliun.
Dia mengaku perlu meningkatkan kehati-hatian dalam mengoperasikan Jateng Park lantaran lokasinya berdiri di lahan milik Perum Perhutani. "Pihak Perhutani yang tadinya sulit membahas kerja sama proyek ini, sekarang sudah membuka pintu kerja sama dengan kita. Sudah ada titik terang untuk menggunakan hutan sebagai kepentingan wisata," tuturnya.
Prambudi mengungkapkan total luasan lahan hutan Penggaron mencapai 500 hektare. Namun, dia memperkirakan kebutuhan lahan untuk Jateng Park mencapai 50 hektare. Penggunaan lahan itu nantinya akan dinilai tim KLHK. "Termasuk kendala-kendala yang harus dibicarakan secara detail dengan KLHK, Kementerian BUMN dan Perhutani. Kerjasama seperti apa, nantinya akan dikembangkan bertahap," kata Prambudi.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya