Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doa Sebelum Wudhu Lengkap dengan Bacaannya, Beserta Syarat yang Harus Ditunaikan

Doa Sebelum Wudhu Lengkap dengan Bacaannya, Beserta Syarat yang Harus Ditunaikan ilustrasi berwudhu. ©2016 youtube.com

Merdeka.com - Wudhu merupakan upaya bersuci. Syariat Islam menganjurkan wudhu menjadi syarat penting sebelum memulai beberapa ibadah. Hukum melaksanakan wudhu ialah wajib. Sebagai bentuk mensucikan diri dari hadas, sebelum menghadap Allah SWT.

Wudhu menjadi salah satu contoh bagi umat muslim dalam menjaga kebersihan. Terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Sebelum melakukan wudhu, umat Islam wajib membaca doa sebelum wudhu.

Doa sebelum wudhu ini akan memberi berkah dan ketenangan tersendiri, serta menghindari hasutan atau bisikan setan, yang akan mengganggu selama prosesi wudhu. Meski terbilang sederhana, wudhu ini bernilai ibadah dan sangat baik bagi kesehatan, berdasar banyak penelitian oleh para ahli.

Berikut ini adalah doa sebelum wudhu yang dilansir dari NU online.

Dalil Wudhu

001 tantri setyorini

© Pixabay

Tata cara wudhu yang benar, sebelumnya pernah disampaikan melalui ayat suci AlQuran. Dalam surat Al-Maidah ayat 6, Allah berfiman:

"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat maka basuhlah mukamu, kedua tanganmu sampai siku dan sapulah kepalamu serta basuhlah kedua kakimu sampai mata kaki".

Kemudian dijelaskan secara rinci dan dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, mengenai tata cara wudhu yang benar. Dalam keterangan yang lain Utsman bin Affan radiyallahu'anhu berkata:

"Barang siapa berwudhu seperti yang dicontohkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu, dan perjalanannya menuju masjid dan salatnya sebagai tambahan pahala baginya." Hadits riwayat Muslim.

Doa Sebelum Wudhu

Doa sebelum wudhu ini sudah dituangkan dalam berbagai kitab, seperti Kitab Hasyiyatul Baijuri. Sedangkan doa sebelum wudhu dalam ulasan ini, dikutip dari Kitab Hasyiyatus Syarqawi karya Syekh Abdullah As-Syarqawi (Beirut, Darul Fikr:2006 M/1426-1427 H) halaman 52.

Serta disarikan oleh Imam Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyidil Abrâr.

ilustrasi wudhu

©2021 Merdeka.com

Doa sebelum wudhu sebagai berikut:

1. Ta'awudz sebelum wudhu

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

A’udzu billahi minas syaithanir rajim.

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari gangguan setan yang terkutuk."

2. Membaca basmalah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمْ

Bismillahir rahmanir rahim.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

3. Saat menyentuh air, baca Tahmid

الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا

Alhamdulillahilladzî ja'alal-ma'a thahuran

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air yang suci dan menyucikan."

atau membaca

الْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى الْإِسْلَامِ وَنِعْمَتِهِ

Alhamdulillahi 'alal Islami wa ni'matihi.

Artinya, "Segala puji bagi Allah atas Islam dan nikmatnya."

Bacaan ini dimaksudkan sebagai bentuk syukur terhadap nikmat Allah. Kita bisa mendapatkan air untuk membersihkan diri. Serta telah menjadikan air sebagai alat bersuci dan sumber kehidupan.

4. Doa mensyukuri nikmat

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي جَعَلَ الْمَاءَ طَهُورًا وَالْإِسْلَامَ نُورًا

Walhamdulillahil ladzi ja’alal ma'a thahuran, wal Islama nuran.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang menjadikan air itu suci dan Islam itu cahaya."

5. Dua kalimat syahadat sebelum wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لآّاِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu an la ilaha illallahu, wa asyhadu anna Muhammadan rasulullahi.

Artinya: "Aku bersaksi, tiada tuhan selain Allah. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah."

Rukun Wudhu

001 dru

©2016 islamic-literatures.com

Sebagaimana ibadah lainnya wudhu juga memiliki beberapa rukun atau kefardhuan, yang wajib dilakukan demi mendapatkan keabsahannya. Dilansir dari NU online, dalam fikih mazhab Syafi’i ditetapkan 6 rukun wudhu. Hal ini disebutkan oleh Syekh Salim bin Sumair Al-Hadhrami dalam kitabnya Safinatun Naja, sebagai berikut:

فروض الوضوء ستة: الأول النية الثاني غسل الوجه الثالث غسل اليدين مع المرفقين الرايع مسح شيئ من الرأس الخامس غسل الرجلين مع الكعبين السادس الترتيب

Artinya:

"Fardhu wudhu ada enam: (1) niat, (2) membasuh muka, (3) membasuh kedua tangan beserta kedua siku, (4) mengusap sebagian kepala, (5) membasuh kedua kaki beserta kedua mata kaki, dan (6) tertib atau berurutan," (lihat Salim bin Sumair Al-Hadhrami, Safînatun Najâ, Beirut, Darul Minhaj, 2009, halaman 18).

Syarat Wajib Wudhu

1. Beragama Islam.

2. Suci dari hadast kecil dan besar.

3. Dapat membedakan yang baik dan buruk.

4. Tidak ada apapun yang dapat mengubah sifat air dan mencegah air masuk pada tubuh, seperti riasan anti air, cat kuku, dan sebagainya.

5. Mengetahui mana yang sunnah dan mana yang wajib.

6. Air untuk berwudhu merupakan air bersih dan suci (tidak berbau, kotor, memiliki rasa, air bekas wudhu, ataupun tercampur bahan lainnya).

ilustrasi berwudhu

brilio.net ©2020 Merdeka.com

Hal yang Membatalkan

Wudhu kita bisa menjadi batal atau tidak dianggap sah lagi, jika melakukan hal-hal berikut :

1. Mengeluarkan sesuatu dari dua lubang kemaluan (qubul dan dubur), seperti kentut, buang air besar, dan kencing.

2. Hilang akal karena gila, tertidur, pingsan, atau mabuk.

3. Menyentuh bagian kemaluan (kubul atau dubur) dengan telapak tangan atau jari yang tidak memakai penutup.

4. Bersentuhan dengan lawan jenis yang bukan mahramnya antar kulit atau tidak memakai penutup.

5. Memakan daging unta, makan babat, hati, lemak, atau ginjal, juga bisa menyebabkan wudhu menjadi batal dan harus mengambil wudhu lagi.

 

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP