Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bacaan Doa Setelah Adzan Berkumandang, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya

Bacaan Doa Setelah Adzan Berkumandang, Lengkap dengan Arti dan Keutamaannya Ilustrasi berdoa. ©Shutterstock

Merdeka.com - Seperti panggilan seseorang, umat Islam juga diperintahkan untuk membaca doa setelah adzan berkumandang. Ini sama halnya seperti menjawab panggilan ajakan sholat. Adzan berkumandang menjadi tanda waktu ibadah sholat bagi umat Islam. Ini merupakan panggilan yang berasal dari rumah Allah SWT.

"Jika kalian mendengar muazin, maka jawablah seperti apa yang ia katakan, kemudian bershalawatlah untukku, karena barangsiapa yang bershalawat untukku, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian mintakanlah kepada Allah untukku alwasilah, karena ia adalah satu kedudukan di surga yang tidak pantas diperoleh kecuali untuk seorang hamba Allah; dan aku berharap, (bahwa) akulah hamba Allah itu. Barangsiapa yang memohonkan untukku alwasilah, maka akan mendapat syafaatku." (HR. Muslim).

Baca juga: Doa Sesudah Adzan Latin Dan Artinya Beserta Lafaz Adzan Dan Cara Menjawabnya

Tidak hanya indah, setiap lafadz yang dilantunkan juga memiliki jawaban masing-masing. Sebagian besar lafadz bisa dijawab dengan kalimat yang sama. Namun ada beberapa lafadz yang memiliki jawaban berbeda dari lafadz adzan itu. Lantas bagaimana bacaan doa setelah adzan berkumandang? Simak ulasan informasinya berikut ini.

Bacaan Doa Setelah Adzan

Saat mendengar adzan berkumandang, berarti Allah SWT ingin umat-Nya untuk menghentikan segala aktivitas duniawinya. Seruan adzan ini juga mengajak umat Islam untuk melangkah memenuhi panggilan-Nya. Selepas adzan juga dianjurkan melakukan sejumlah amalan lain sembari menunggu seruan iqomah. Salah satu amalan tersebut yakni membaca bacaan doa setelah adzan.

ilustrasi berdoa

freepik.com

Hal ini sesuai dengan salah satu hadist yang berbunyi,

"Barangsiapa ketika (selesai) mendengar azan mengucapkan doa ini; “Allahumma rabba hadzihid da’watit tammah was shalatil qoimah ati muhammadanil wasilata wal fadhilah wab ‘asthu maqomam mahmudanil ladzi wa ‘attah,’ maka dia akan mendapat syafaatku di hari kiamat." (HR. Bukhari).

Adapun bacaan doa setelah adzan adalah sebagai berikut:

"Allaahumma robba haadzihid da'watit taammah, washsholaatil qoo-imah, aati muhammadanil washiilata wal fadhiilah, wasysyarofa, wad darajatal, 'aaliyatar rofii'ah, wab'atshu maqoomam mahmuudanil ladzii wa'adtah, innaka laa tukhliful mii'aadz."

Artinya:"Yaa Allah, Tuhan yang mempunyai seruan yang sempurna dan shalat yang ditegakkan ini, berikanlah dengan limpah karuniaMu kepada Nabi Muhammad kedudukan dan keutamaan (paling tinggi) dan limpahkanlah kepadanya tempat yang terpuji yang telah engkau janjikan."

Doa Setelah Adzan Subuh & Magrib

Adzan subuh mempunyai lafadz yang sedikit berbeda dengan di waktu sholat lain. Pada adzan subuh, terdapat kalimat "Ashsalatu khairum minan naum" yang tidak ada di adzan waktu sholat lainnya. Dalam Bahasa Indonesia berarti "sholat lebih baik daripada tidur".Selain itu, ada doa khusus yang dianjurkan para ulama untuk adzan subuh. Doa ini dibaca khusus usai mendengar adzan subuh, di mana memiliki maksud memohon ampunan di kala subuh. Mengingat waktu subuh adalah waktu yang tepat untuk memohon memanjatkan doa dan ampunan. Bacaan doa setelah adzan subuh adalah sebagai berikut:Allahumma hadza iqbaalu nahaarika wa idbaaru lailika wa ashwaatu du'aaika faghfir lii"Artinya:"Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya siang-Mu, dan perginya malam-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."Bukan hanya sholat subuh saja. Terdapat sholat lainnya yang memiliki doa khusus yakni adzan magrib. Dalam kitab Jami’ul Ahadits, juz IV, halaman 250, bacaan doa setelah adzan maghrib yakni:"Allahumma hadza iqbâlu lailika wa idbâru nahârika wa ashwâtu du’âika faghfir lii"Artinya:"Ya Allah, ini adalah (saat) datangnya malam-Mu, dan perginya siang-Mu, dan terdengarnya doa-doa untuk-Mu, maka ampunilah aku."

Keutamaan Membaca Doa Setelah Adzan

Dihapuskan Dosanya"Barangsiapa membaca ketika mendengarkan sura orang adzan dengan bacaan (artinya): "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan kecuali Allah Yang Maha Esa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan bahwa Nabi Muhammad itu adalah hamba-Nya. Aku rela ber-Tuhan kepada Allah, dan terhadap Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya dan dengan Islam sebagai agamaku." Maka akan diampunilah dosanya." (HR. Muslim).Mendapat Pahala Setimpal dengan 10 Kali Bershalawat"Apabila anda mendengar muadzin, jawablah adzannya. Kemudian bacalah shalawat untukku. Karena orang yang membaca shalawat untukku sekali maka Allah akan memberikan shalawat untuknya 10 kali." (HR. Muslim).ilustrasi berdoa

©Shutterstock

Mendapat Syafaat"Barangsiapa berdoa (membaca) setelah mendengarkan suara adzan (dengan do'a yang artinya): Ya Allah, Tuhan yang memiliki seruan sempurna ini serta shalat yang akan didirikan. Limpahkanlah kepada Nabi Muhammad derajat yang tinggi dan keutamaan, dan bangkitkan-lah beliau pada tempat yang terpuji yang telah Engkau janjikan, berhak-lah baginya untuk mendapatkan syafaatku (yaitu pertolongan Nabi dengan izin Allah) pada hari kiamat." (HR. Bukhari dan Muslim).Mendapat Balasan Surga"Rasullullah bersabda yang artinya, "Siapa yang mengucapkan seperti yang dilantunkan orang ini Bilall dengan yakin akan masuk surga." (HR. Ahmad, Nasai & Syuaib Al-Arnauth).Dikabulkan Doanya"Rasulullah pernah bersabda yang artinya, "Ucapkanlah seperti ucapan muadzin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi." (HR. Abu Daud dan IbnHibban, dan dihasankan Syuaib al-Arnauth).Doa Jadi Saksi Kebaikan"Tidaklah suara adzan yang keras dari yang mengumandangkan adzan didengar oleh jin, manusia, segala sesuatu yang mendengarnya melainkan itu semua akan menjadi saksi pada hari kiamat." (HR. Bukhari).

(mdk/tan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP