Mengejutkan, aplikasi kencan khusus gay laris manis di China
Merdeka.com - Seperti yang dilansir 36Kr, aplikasi kencan untuk gay di China bernama Blued baru mendapatkan pendanaan seri A sebesar USD1,6 juta dari sejumlah investor yang tidak disebutkan namanya. Gang Le, entrepreneur dibalik Blued, percaya bahwa ada 70 juta orang gay di China. Jumlah pengguna Blued pun telah bertambah menjadi tiga juta orang sejak kami membahasnya dua bulan lalu.
Apakah aplikasi pencari jodoh berorientasi gay seperti ini ide yang baik untuk Indonesia?
Menurut AppAnnie, aplikasi kencan untuk gay berbayar bernama Grindr Xtra memiliki peringkat yang sangat baik di kalangan pengguna iPhone di Indonesia. Aplikasi itu kerap bertengger di peringkat lima teratas untuk aplikasi social networking dan sudah beberapa kali masuk peringkat 50 besar untuk kategori overall dalam tiga bulan terakhir. Tapi aplikasi yang sama tidak memiliki peringkat sama sekali di kalangan pengguna Android.

Jadi pasar untuk aplikasi kencan gay memang ada di Indonesia, tapi sangatlah kecil. Akan jauh lebih strategis (dan aman) apabila Anda membuat aplikasi kencan untuk kedua gender seperti Badoo, Twoo, dan Skout. Saat ini startup lokal yang berencana membuat aplikasi kencan ialah Tristup dan Jomblo.
Indonesia masih tidak memiliki aplikasi kencan untuk gay. Tapi ada banyak aplikasi seperti itu di China seperti Zank, Hornet, dan Xunta.
Artikel ini pertama kali muncul di Tech in Asia Indonesia .
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya