Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ketahui Tips Aman untuk Berhubungan Intim pada Trimester Pertama Kehamilan

Ketahui Tips Aman untuk Berhubungan Intim pada Trimester Pertama Kehamilan Ilustrasi ibu hamil. ©Shutterstock/bezikus

Merdeka.com - Banyak pasangan yang khawatir dalam melakukan hubungan seksual kala sedang hamil. Faktanya, terdapat hal yang harus diketahui ketika melakukan hubungan intim terutama pada trimester pertama kehamilan.

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSIA Family&Grand Family, Christian menjelaskan, aktifitas seksual pada ibu hamil sebenarnya dikembalikan lagi pada kondisi ibu hamil tersebut. Hal ini tergantung dari kondisi ibu hamil, apakah terdapat gangguan atau aman-aman saja.

"Namun, bila kandungannya normal, tidak ada gangguan atau hamil beresiko, tidak ada riwayat melahirkan prematur, maka diperbolehkan, namun ada beberapa yang harus diperhatikan," ungkap dr Christian di RSIA Grand Family PIK beberapa waktu lalu.

Ada beberapa pasien ibu hamil yang datang kepadanya mengeluhkan adanya keluar flek darah di trisemester pertama, setelah berhubungan intim. Ternyata beberapa penelitian menyebut, bila kandungan prostaglandin pada sperma yang menjadi kambing hitam dalam pembuat flek tersebut.

"Makanya, bila ada yang bertanya atau meminta saran, amannya bagaimana, lebih baik memakai alat kontrasepsi atau kondom saat berhubungan badan di trisemester awal," kata Christian.

Maka, sebelum melakukan aktivitas seksual saat kehamilan, ibu hamil dan suami, disarankan datang ke dokter kandungan untuk berkonsultasi terlebih dulu. Karena ada beberapa perempuan hamil yang memang dilarang berhubungan seks, terutama yang mengalami kehamilan berisiko tinggi.

Seks Disarankan pada Trimester Ketiga

Pada trimester ketiga kehamilan, berhubungan intim justru disarankan karena tidak berisiko dan mampu memancing kontraksi persalinan. Kandungan prostaglandin pada sperma tersebut dinilai mampu untuk melakukan hal tersebut.

Selain itu, hormon oksitosin yang dilepaskan sang ibu hamil pada saat berhubungan seksual, juga dinilai mampu merangsang kontraksi. Namun dengan catatan, sudah masuk minggu persalinan.

"Usia siap melahirkan itu pada 37 sampai 42 minggu," kata Christian.

Reporter: Pramita TristiawatiSumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP