Kebotakan Bisa Jadi Gejala Tekanan Darah Tinggi yang Dialami Seseorang
Merdeka.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang dialami oleh seseorang bisa menyebabkan munculnya berbagai macam dampak. Penelitian terbaru mengungkap bahwa hal ini ternyata juga memiliki hubungan dengan rambut rontok.
Secara umum, tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi yang menyebabkan kamu kesulitan untuk mempompa darah dari jantung ke seluruh tubuh. Hal ini bisa berujung pada masalah kardiovaskular dan jantung yang lebih besar dan sulit untuk diatasi.
Dilansir dari Medical Daily, penelitian terbaru mengungkap bahwa bahwa rambut kita bisa memberi bukti hubungan dengan hipertensi ini. Berdasar teori, tekanan darah tinggi berujung pada terbatasnya suplai darah ke akar rambut yang dapat menyebabkan rambut rontok.
Lebih lanjut, temuan penelitian juga mengungkap bahwa pria yang mengalami kebotakan 52 persen lebih rentan mendapat penyakit jantung. Hal ini ketika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami masalah rambut.
Tak hanya itu, namun pria yang mengalami kebotakan atau penipisan rambut juga cenderung mengalami hal ini. Nilainya cukup tinggi yaitu 69 persen lebih rentan.
"Faktor risiko kardiovaskular harus dinilai secara perlahan pada pria dengan kebotakan di ujung kepala dan mereka sebaiknya meningkatkan kondisi risiko kardiovaskular. Kami menyarankan gaya hidup sehat bagi jantung termasuk pola makan rendah lemak, olahraga, serta stres lebih sedikit," terang Dr. Tomohide Yamada dari Universitas Tokyo.
Namun, tak semua kasus kebotakan bisa dihubungkan dengan tekanan darah tinggi. Terdapat gejala lain dari masalah hipertensi ini termasuk rasa pusing, napas memendek, nyeri di dada, kencing darang, pandangan memburam, serta mimisan.
"Banyak orang dengan tekanan darah tinggi meraka baik-baik saja. Namun bahkan ketika kamu merasa baik, sebaiknya tetap mengecek tekanan darah secara rutin," terang Yamada.
(mdk/RWP)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya