PKS: Menjalin Silaturahim Memperkokoh Persatuan Bangsa

Senin, 27 Juni 2022 10:01 Reporter : Fikri Faqih
PKS: Menjalin Silaturahim Memperkokoh Persatuan Bangsa Salim Segaf Aljufri. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Aljufri bersilaturahim ke kediaman Habib Anis Sholeh Ba'asyin Pati dan keluarga besar Almaghfurlah Kiai Maimoen Zubair atau Mbah Moen di Rembang.

Di kediaman Habib Anis Pati, dia berdialog dengan Ketua PC NU Pati Kiai Ahmad Khoiron, Pengurus Muhammadiyah, dan Pesantren tentang pentingnya membangun kebersamaan dalam membangun bangsa. Setelahnya, Salim bersilaturahim ke Pondok Pesantren Al Anwar 2 Sarang, Rembang. Dan bertemu dengan Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin Maimoen Zubair, Gus Ubab Maimoen Zubair, Gus Idrar Maimoen Zubair, dan Gus Rojih Ubab Maimoen.

Salim mengungkapkan, kedatangannya bersilaturahim dengan para kiai dan habaib di Jawa Tengah dalam rangka mengokohkan semangat ukhuwah islamiyah dan ikhtiar merekat persatuan diantara elemen bangsa.

"Kami datang untuk menjalin silaturahim dan mengokohkan persatuan bangsa. Bagi PKS ada yang lebih besar dari kepentingan politik yaitu persatuan dan kesatuan bangsa," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/6).

Dia mengatakan Indonesia punya semua potensi menjadi negara besar. Indonesia punya sumber daya manusia dan sumber daya alam yang melimpah. Kita adalah negara demokrasi muslim terbesar dan menjadi referensi dunia. Negara dengan keragaman suku, budaya, dan agama yang luar biasa. Negara yang diharapkan mampu berkiprah di pentas internasional sebagaimana amanat UUD 1945.

"Kalau hari ini kita belum bisa mewujudkan tujuan bernegara dan cita-cita pendiri bangsa tersebut, menurut saya karena kurangnya kolaborasi. Untuk itu, PKS akan terus membangun kebersamaan dan kolaborasi dengan seluruh elemen bangsa meskipun berbeda partai, ormas, dan kelompok. Hal ini juga untuk menghentikan polarisasi yang merugikan bangsa," ujarnya.

Salim menegaskan kader dan pejabat publik PKS hadir untuk melayani rakyat. Jika semua elemen bangsa berpikir melayani rakyat, masalah bangsa ini akan cepat diselesaikan. Habib Salim juga menegaskan bahwa PKS milik bersama dan milik bangsa.

"PKS ini milik Njenengan, milik NU, milik Muhammadiyah. Jadi monggo kami persilahkan gunakan PKS untuk memperbaiki bangsa," pungkasnya.

Habib Anis Sholeh Ba'asyin menyambut baik silaturahim Salim dan PKS Jateng. Menurutnya, agenda-agenda silaturahim sebagaimana yang digagas oleh PKS tersebut sangat dibutuhkan oleh bangsa sebagai wujud perekat elemen bangsa yang sejatinya harus saling berkolaborasi satu sama lain. Penggagas Suluk Maleman tersebut mengibaratkan umat islam dalam berbangsa dan bernegara ibarat sebuah tim sepak bola

“Harus saling bahu membahu satu sama lain sesuai dengan peran dan posisi masing-masing. Jangan justru malah saling halau satu sama lain atau malah sengaja membobol gawang tim sendiri,” tutupnya. [fik]

Baca juga:
Anies Baswedan Dinilai Jadi Magnet Bagi Demokrat dan PKS Sambangi NasDem
Sekjen PDIP Tegaskan Tolak Koalisi dengan Demokrat-PKS, Singgung Sejarah dan Ideologi
PDIP Tegur Masinton Pasaribu Gara-Gara Bicara soal PKS dan Demokrat
Wabah PMK Meluas, Salim Segaf Minta Kader PKS Bantu Peternak
PDIP Tolak Berkoalisi, Ini Respons PKS
PKS Dorong Peran Perempuan Kawal Kebijakan Negara Pro Rakyat
Ogah Dukung Gibran, PKS Jagokan Gamal Albinsaid di Pilgub DKI 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini