Demokrat: Kantor DPP Hanya di Proklamasi 41
Merdeka.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra merespons langkah kubu Kongres Luar Biasa (KLB) mendirikan kantor DPP sementara di Jalan Terusan Lembang D54, Menteng, Jakarta Pusat. Dia menegaskan, Kantor DPP Partai Demokrat hanya ada satu, di Jalan Proklamasi No 41, Menteng, Jakarta Pusat.
"Oh, di Menteng? Saya pikir di Monas. Pertama, itu bukan kantor Partai Demokrat versi Moeldoko. Karena Partai Demokrat hanya ada satu, dan itu kantornya di Proklamasi 41. Kalau di Menteng itu kantor tempat orang-orang yang mengaku dan masih mimpi jadi kader Partai Demokrat," ucapnya, Kamis (11/3).
Menurut Herzaky, kelakuan mantan kader yang tergabung dalam gerakan pengambilan alihan kekuasaan Partai Demokrat (GPK-PD) makin aneh. Padahal, mereka sudah dipecat Demokrat.
"Para mantan kader ini mungkin masih terkenang dan kangen dengan kantor DPP Partai Demokrat yang posisinya sangat strategis. Jadi, buat kantor pun tidak jauh-jauh dari DPP Partai Demokrat," ucapnya.
Herzaky bilang, para pelaku GPK-PD tidak punya urat malu membawa-bawa nama Partai Demokrat tanpa punya hak. Tanpa dikaitkan dengan nama Partai Demokrat, mereka bukanlah siapa-siapa.
"Kelakuan mereka ini memberikan contoh tidak baik untuk generasi muda Indonesia. Secara telanjang dan terang benderang, oknum kekuasaan mempertontonkan perilaku yang mengabaikan etika, norma, dan peraturan yang berlaku," pungkasnya.
Seperti diberitakan, Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) mendirikan kantor DPP sementara. Kantor itu beralamat di Jalan Terusan Lembang D54, Menteng, Jakarta Pusat.
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat versi KLB, Marzuki Alie membenarkan hal tersebut. "Itu kantor DPP," katanya saat di konfirmasi, Kamis (11/3).
Lokasi kantor diketahui merupakan kediaman Moeldoko. Tetapi Marzuki mengaku kantor itu bukanlah rumah Moeldoko. "Bukan," kata dia.
Lokasi kantor kubu KLB itu tidak jauh dari markas DPP Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono di Jalan Proklamasi No 41, Menteng, Jakarta Pusat. Keduanya hanya berbeda jarak sekitar tiga menit saja.
Untuk diketahui, kubu kontra Agus Harimurti Yudhoyono telah menggelar Kongres Luar Biasa di Hotel The Hill di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (5/3) lalu. KLB itu menetapkan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2021-2025.
Namun, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono memastikan bahwa KLB tersebut tidak sah dan ilegal. AHY menegaskan, kepengurusan yang sah masih berada di tangannya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya