Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Punya harta ratusan miliar pantas Freddy berkuasa di penjara

Punya harta ratusan miliar pantas Freddy berkuasa di penjara Freddy Budiman. ©2015 merdeka.com

Merdeka.com - Gembong narkoba Freddy Budiman dipindah dari Nusakambangan ke Dir IV Bareskrim Mabes Polri. Freddy diketahui masih leluasa mengendalikan narkoba dari Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Polisi langsung bertindak cepat melakukan razia di Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Dalam operasi kali ini, berhasil mengamankan satu orang pelaku, Andre Samsul bersama barang bukti narkoba jenis baru CC4 yang belum terdaftar dalam undang-undang.

Kepala Tim Operasi AKBP Kristian Siagian mengatakan, operasi ini adalah pengembangan atas temuan narkotika jenis baru di Lapas Nusa Kambangan. Narkotika jenis CC4 ini dipimpin oleh Freddy Budiman.

Dia menambahkan, pihaknya berhasil menemukan jaringan Freddy berada di Lapas Cipinang. Andre sebagai perpanjangan tangan dibekuk dengan barang bukti CC4, sabu, laptop, handphone, modem, buku tabungan dan timbangan.

Tak berhenti, polisi kembali menangkap kaki tangan Freddy di beberapa lokasi, yakni Perumahan Central Park, Cikarang Utara, Bekasi, Perumahan Graha Cikarang Blok D 15, serta rumah di Jl Cempaka Lestari, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Polisi pun melakukan gelar perkara kepemilikan pabrik ekstasi milik Freddy Budiman di Ruko Mutiara Blok A2, Taman Palem, Cengkareng, Jakarta Barat. Narkoba tersebut dari Indonesia diedarkan hingga Belanda dan Pakistan.

"Kita mau ungkapkan jaringan narkoba yang sudah kita mulai dua bulan lalu yang libatkan banyak pihak termasuk petugas pos," ujar Budi Waseso yang hadir dalam gelar perkara pidana narkoba ini, Selasa (14/4). (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP