Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Patrialis Akbar laporkan mantan Bupati Lahat ke KPK

Patrialis Akbar laporkan mantan Bupati Lahat ke KPK Patrialis Akbar. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Lama tak terdengar kabarnya, Mantan Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar kini tiba-tiba datang ke Gedung KPK. Patrialis ke KPK bersama Direktur Utama PT Bukit Asam persero, Mila Warman untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh mantan Bupati Lahat periode 2003-2008 Harunata.

"Kami akan melaporkan, kita dari Bukit Asahan Persero, satu-satunya BUMN yang di bidang pertambangan batu bara jadi hari ini kita laporkan dugaan korupsi terhadap mantan bupati lahat periode 2003-2008," ujar Mila Warman di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (9/4).

Dia pun menjelaskan dugaan korupsi karena kasus ini ada kaitannya dengan aset negara yang hilang akibat perbuatan dari pejabat publik waktu itu penyalahgunaan dimana hak eksploitasi PT Bukit Asam yang dibagikan pada perusahaan swasta. Kerugian yang sudah terjadi itu adalah, negara atau PT BA sudah melakukan eksplorasi dengan biaya hampir Rp 206 milyar, dan sudah ada transaksi antara lain salah satunya yang dijual pada anak perusahaan Adaro seluas 2700 hektare senilai hampir Rp 2 triliun.

"Sedangkan potensi kerugian lainnya akibat dibagikan pada swasta nilainya hampir US$ 2,3 milyar itu tahun 2007, kalau dihitung sekarang bisa 2 atau 3 kali lipat," tambahnya.

Sedangkan Patrialis Akbar sendiri selaku Komisaris Utama PT Bukit Asam menjelaskan kedatangannya mendampingi Mila Warman untuk membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Saya ini ditugaskan oleh negara sebagai komisaris utama PT Bukit Asam tugas saya adalah membantu menyelesaikan persoalan-persoalan hukum yang begitu banyak di Bukit Asam. Luar biasa banyaknya jadi satu per satu kita uraikan benangnya ini, kalau ada perdata kita perdatakan kalau ada indikasi pidana kita laporkan pada institusi yang berwenang untuk itu, sehingga semua berjalan sesuai proses hukum maka dari itu saya mendampingi bapak Dirut Mila Warman melaporkan ke KPK," ujar politisi PAN itu. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP