Jokowi Soal Isu Jabatan 3 Periode: Jangan Buat Kegaduhan Baru!
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi terkait pernyataan mantan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang menduga muncul skenario membuat aturan hukum agar jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode. Dia meminta agar tidak membuat kegaduhan baru saat pandemi Covid-19 saat ini.
"Apalagi yang harus saya sampaikan, bolak-balik sikap saya enggak berubah, janganlah membuat kegaduhan baru. Kita saat ini fokus pada penangan pandemi," kata Jokowi dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (15/3).
Dia pun menegaskan kembali tidak ada niatan untuk menjadi presiden tiga periode. Jokowi menjelaskan Undang-Undang Dasar 1945 telah mengatur masa jabatan presiden selama dua periode yang tentunya harus dipatuhi bersama.
Tidak hanya itu, Jokowi juga mengatakan bahwa bahwa dirinya adalah presiden yang dipilih langsung oleh rakyat Indonesia berdasarkan konstitusi. Oleh karena itu, pemerintahannya akan berjalan tegak lurus dengan konstitusi tersebut.
"Saya tegaskan, saya tidak ada niat. Tidak berminat juga menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanatkan dua periode. Itu yang harus kita jaga bersama-sama," ungkapnya.
Sebelumnya diketahui Mantan politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menduga muncul skenario membuat aturan hukum agar jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi tiga periode. Hal tersebut dinilai Amien sangat berbahaya.
"Tentu hal ini sangat berbahaya. Jadi sekarang sudah ada semacam publik opini yang mula-mula samar-samar, tapi sekarang makin jelas ke arah mana rezim Jokowi ini untuk melihat masa depannya," kata Amien dalam akun Youtubenya, Minggu (14/3).
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya