Rekomendasi Tempat Wisata di Aceh Terpopuler yang Wajib Dikunjungi, Ini Daftarnya

Sabtu, 2 Juli 2022 17:30 Reporter : Edelweis Lararenjana
Rekomendasi Tempat Wisata di Aceh Terpopuler yang Wajib Dikunjungi, Ini Daftarnya Ilustrasi koper. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/luchunyu

Merdeka.com - Rekomendasi tempat wisata di Aceh terpopuler berikut ini bisa Anda jadikan sebagai referensi apabila hendak berkunjung ke sana. Terletak di ujung barat pulau Sumatera, Indonesia, Aceh adalah salah satu destinasi wisata yang layak untuk Anda pertimbangkan. Banyak potensi pariwisata yang tak kalah indahnya di kota ini.

Dijuluki sebagai Kota Serambi Mekkah, Aceh menyimpan banyak nilai sejarah sekaligus keeksotisan alam yang patut diperbincangkan. Jika Anda sedang berada di Aceh, Anda harus mengunjungi beberapa spot liburan favorit yang paling direkomendasikan seperti Taman Nasionalnya, pantai-pantainya, dan bangunan bersejarahnya.

Dalam artikel ini, merdeka.com akan membagikan beberapa rekomndasi tempat wisata di Aceh yang paling populer dan patut untuk Anda datangi. Berikut selengkapnya.

2 dari 6 halaman

1. Taman Nasional Gunung Leuser

Rekomendasi tempat wisata di Aceh yang pertama adalah Taman Nasional Gunung Leuser. Terletak di perbatasan antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, Taman Nasional Gunung Leuser adalah kawasan suaka alam yang diresmikan oleh pemerintah Indonesia sejak tahun 1980. Taman nasional ini terkenal sebagai habitat dari orangutan Sumatera yang dilindungi.

Taman Nasional Gunung Leuser terletak di pegunungan Barisan, memiliki luas sekitar 7,927 km². Bersama dengan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dan Kerinci Seblat, kawasan ini membentuk Situs Warisan Dunia, yakni Warisan Hutan Hujan Tropis Sumatera. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang hobi berpetualang di alam yang masih liar dan bebas.

Selain orangutan, Taman Nasional Gunung Leseur juga merupakan habitat dari berbagai hewan lain seperti monyet daun Thomas, kera, rangkong, beruang madu, kupu-kupu, dan populasi terakhir gajah, harimau, serta badak Sumatera yang tersisa. Hutan hujan ini adalah kekayaan keanekaragaman hayati yang ditutupi oleh kanopi pohon yang lebat.

Meski demikian, kawasan ini juga berada di bawah ancaman perkebunan kelapa sawit, pembalakan liar, tekanan populasi, dan perburuan satwa liar. Mengutip conservationatlas.org, pintu masuk utama untuk sampai ke kawasan ini adalah dari Desa Bukit Lawang, Sumatera Utara atau dari Desa Ketambe, provinsi Aceh.

3 dari 6 halaman

2. Museum Negeri Aceh

Rekomendasi tempat wisata di Aceh yang kedua adalah Museum Negeri Aceh. Museum Aceh adalah salah satu museum tertua di Indonesia yang didirikan pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Dulunya, Museum Aceh hanyalah sebuah pavilium berbentuk Rumah Aceh.

Pemakaiannya sebagai museum diresmikan oleh Gubernur Sipil dan Militer Belanda di Aceh, Jenderal HNA Swart pada 31 Juli 1915. Sebelum dijadikan museum, pavilium itu sempat diikutkan dalam pameran De Koloniale Tentoosteling diselenggarakan Belanda di Semarang, 13 Agustus-15 November 1914, mengutip acehprov.go.id.

Pavilium dari Aceh memamerkan koleksi yang sebagian besar milik FW Stammeshaus, kurator pertama Museum Aceh. Stammeshaus adalah seorang kolektor dengan minat yang besar terhadap artefak etnografi yang saat ini banyak disimpan di Museum Aceh. Selebihnya, banyak juga benda-benda pusaka dari pembesar Aceh, membuat museum ini memiliki koleksi yang paling lengkap.

Museum Aceh sangat cocok dikunjungi bagi Anda dan keluarga yang gemar akan wisata sejarah dan edukasi. Koleksi-koleksi yang terpampang dalam Museum Aceh digolongkan ke dalam tiga klasifikasi besar, yaitu koleksi anorganik, organik dan campuran.

Mengutip museum.acehprov.go.id, klasifikasi tersebut terbagi lagi dalam 10 jenis disiplin ilmu seperti geologika, bilogika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika dan heraldika, filologika, keramonologika, seni rupa, dan teknologika.

4 dari 6 halaman

3. Pantai Iboih

Rekomendasi tempat wisata di Aceh yang ketiga adalah Pantai Iboih. Terletak di sebelah barat Pulau Weh, ujung barat Pulau Aceh, pantai Iboih memiliki keindahan pemandangan pantai dan laut yang sangat mengesankan.

Dengan tampilan air laut yang sangat jernih, bergradasi hijau biru ditambah hamparan pasir putihnya dan dikelilingi oleh hutan lindung, pantai Iboih bagaikan “surga” tersembunyi dengan nuansa yang tenang dan damai. Pantai ini cocok bagi Anda yang ingin rehat sejenak dari kesibukan sehari-hari.

Mengutip disbudpar.acehprov.go.id, Pantai Iboih sebenarnya merupakan pelabuhan yang digunakan untuk menuju ke Pulau Rubiah. Meskipun sebuah pelabuhan, namun keindahan Pantai Iboih tak perlu diragukan lagi. Di sini banyak tersedia akomodasi seperti bungalow di lereng bukit yang menghadap ke pantai, dan juga  fasilitas wisata lainnya seperti restoran, pusat oleh-oleh, operator selam scuba dan snorkeling. 

5 dari 6 halaman

4. Pantai Lampuuk

Rekomendasi tempat wisata di Aceh yang keempat adalah Pantai Lampuuk. Pantai Lampuuk berada Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Pantai yang satu ini merupakan salah satu primadona wisata alam di Tanah Rencong. Pantai Lampuuk langsung menghadap ke Samudera Hindia, mengutip disparpora.acehbesarkab.go.id.

Pantai Lampuuk termasuk tempat wisata unggulan di Aceh Besar yang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan dari sekitar Aceh hingga kota-kota lainnya. Dengan hamparan pasir putih yang indah dan pepohonan pinus yang rindang, Pantai Lampuuk sangat pas disambangi bersama keluarga untuk bersantai.

Meski demikian, Pantai Lampuuk juga menyimpan sejarah memilukan akibat tragedi tsunami Aceh pada tahun 2004 silam. Ya, kawasan pantai ini adalah salah satu pantai yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gelombang tsunami. Berjarak kurang lebih 15 kilometer dari Banda Aceh, akomodasi wisata dan pemukiman penduduk yang ada di sekitarnya hancur dihempas gelombang besar.

Saat ini, Pantai Lampuk sudah kembali pulih dari trauma masa lalu. Kurang lebih satu tahun pasca tragedi tsunami, aktivitas pariwisata di Pantai Lampuuk mulai kembali ramai dan kodusif. Dalam proses rehabilitas dan rekonstruksi pasca tsunami, pengelolaan Pantai Lampuuk diintegrasikan dengan beberapa objek wisata lainnya di Aceh, seperti Pulau Weh, Danau Laut Tawar, dan Dataran Tinggi Takengon.

6 dari 6 halaman

5. Taman Putroe Phang

Rekomendasi tempat wisata di Aceh yang kelima adalah Taman Putroe Phang. Taman Putroe Phang atau yang juga dikenal dengan Taman Sari Gunongan adalah taman Kerajaan Aceh Darussalam yang didirikan oleh Sultan Iskandar Muda (1607-1636) untuk permaisurinya Putroe Phang yang berasal dari Kerajaan Pahang. 

Berlokasi di Sukaramai, Baiturrahman, kota Banda Aceh, dikisahkan bahwa taman ini dibangun atas permintaan dari Putroe Phang, putri raja yang dibawa ke Aceh oleh Sultan Iskandar Muda setelah kerajaan Pahang ditaklukan. Taman Putroe Phang dibangun agar sang permaisuri tak kesepian apabila sedang ditinggalkan oleh sultan yang sedang menjalankan pemerintahan.

Taman Putroe Phang memiliki sebuah bangunan yang bernama Pinto Khop yaitu gerbang kecil berbentuk kubah yang merupakan pintu yang menghubungkan taman dengan istana. Dulunya, Pinto Khop ini merupakan tempat beristirahat Putri Phang, setelah lelah berenang. Terletak tidak jauh dari Gunongan, di sini jugalah tempat para dayang-dayang membasuh rambut sang permaisuri. 

[edl]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini