Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Biaya Pakan Domba Tinggi, Begini Cara Kreatif Peternak Asal Sleman Mencari Solusinya

Biaya Pakan Domba Tinggi, Begini Cara Kreatif Peternak Asal Sleman Mencari Solusinya Peternakan sapi perah di kawasan Duren Tiga. ©2022 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Banyak solusi yang bisa dihasilkan untuk memecahkan sebuah masalah. Pada awalnya, Bayu merupakan peternak kambing dan domba. Namun akhir-akhir ini, pria asal Sleman itu merasa harga pakan ternaknya melonjak tinggi.

“Kalau pakan di usaha ternak kambing dan domba komposisinya sekitar 70 persen dari keseluruhan biaya,” kata Bayu.

Bayu mengatakan, untuk kebutuhan hewan ternak, awalnya lebih banyak membeli pakan. Ketika dihitung lagi, ada satu hal yang ingin ia coba. Bayu kemudian mencoba melakukan swasembada pakan hewan ternaknya.

Bertani Rumput

peternak asal sleman bertani rumput demi swasembada pangan

©YouTube/Cap Capung

Cara yang dilakukan Bayu demi mewujudkan swasembada pakan hewan ternaknya adalah bertani rumput. Ada dua jenis rumput yang ia tanam, yaitu rumput pakchong dan rumput gama umami. Ia memilih kedua rumut itu, karena tumbuh cepat dan panennya banyak.

Untuk menanam rumput-rumput itu, Bayu menyewa lahan hingga 9 hektar. Lahan yang ia pilih untuk disewa adalah lahan yang tidak produktif.

“Jadi lahan yang awalnya hanya rumput ilalang, kemudian saya olah, saya pupuk, irigasinya saya atur ulang, kemudian saya mulai tanami rumput pakchong dan rumput gama umami,” kata Bayu dikutip dari kanal YouTube Cap Capung.

Pendapatan Sampingan Para Peternak

peternak asal sleman bertani rumput demi swasembada pangan

©YouTube/Cap Capung

Pada awalnya, ia bertani rumput hanya untuk kebutuhan ternaknya. Namun seiring waktu, hasil tani itu bisa menjadi pendapatan sampingan selain dari ternak domba. Selain untuk kebutuhan ternak sendiri, ia bisa menjual hasil panen rumput itu pada peternak lain.

“Pemasarannya paling mudah kepada sesama teman-teman peternak. Karena tidak semua peternak punya ketertarikan untuk menanam pakan. Misalnya sibuk di kerjaan utama, atau nggak punya lahan, atau mencari lahan sewa tapi nggak dapat-dapat. Itulah kesempatan untuk kami untuk suplai kepada mereka,” jelas Bayu.

Langkah-Langkah Bertani Rumput

peternak asal sleman bertani rumput demi swasembada pangan

©YouTube/Cap Capung

Bayu mengatakan, langkah pertama untuk menanam rumput ini adalah harus diberi pupuk dasar. Ia menyarankan pupuk dasar yang bagus adalah menggunakan kompos. Kompos itu kemudian bisa dicampur kotoran hewan. Kemudian langkah kedua adalah menentukan saluran irigasi.

“Jadi karakter rumput-rumput budidaya seperti ini adalah dia tidak mau tergenang air dan tidak mau terlalu kering tanahnya. Jadi harus agak-agak basah,” kata Bayu.

Setelah semua itu tuntas, petani bisa mulai menanam rumput. Dalam hal ini yang ditanam adalah stek batangnya. Setelah tanaman ruput itu tumbuh 10-15 cm, petani bisa melakukan pemupukan kembali.

Masa Panen

peternak asal sleman bertani rumput demi swasembada pangan

©YouTube/Cap Capung

Setelah proses penanaman, rumput bisa dipanen setelah memasuki usia 2 bulan di masa panen pertama. Untuk masa panen selanjutnya adalah 1,5 bulan setelah penanaman. Pada saat itu, nutrisi yang terkandung di dalam rumput sedang tinggi-tingginya.

Sesudah dipanen, rumput harus dilayukan terlebih dahulu selama 6 jam untuk mengurangi kadar air. Setelah itu, rumput dicacah untuk mempermudah hewan ternak.

“Kalau untuk kambing dan domba cacahannya kurang lebih panjangnya 1-2 cm, sedangkan untuk sapi 3-4 cm. sampai batangnya pun akan dimakan oleh ternak. Kalau lahannya subur, batangnya akan besar, rasanya manis dan empuk. Sedangkan daunnya akan lebar warnanya hijau gelap dan ini yang disukai kambing dan domba,” kata Bayu.

Bayu mengatakan, biaya perawatan rumput itu bisa dikatakan murah. Hal ini dikarenakan untuk pupuk rumput bisa diambil dari kotoran hewan ternaknya.

“Dengan diberikan pakan rumput budidaya ini, kebutuhan dasar hewan ternak akan tercukupi. Memang tidak serta merta cukup diberikan pakan ini. Karena ini hanya nasinya. Ketika nasinya cukup, kita mengupayakan akan hadirnya lauk,” jelas Bayu.

(mdk/shr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP