Jalan di Pedalaman DIY Banyak yang Rusak, Begini Curhatan Warga Lewat Spanduk
Merdeka.com - Jalan yang aspalnya halus memang nyaman dilalui pengendara, namun pada beberapa tempat masih banyak dijumpai jalan yang telah rusak sehingga rawan kecelakaan.
Hal ini dijumpai pada beberapa titik di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Saking rusaknya jalan, warga setempat sampai membuat spanduk berisi curahan hati mereka.
Salah satunya adalah ruas jalan di daerah Dlingo, Bantul. Banyak warga yang harus melewati jalan itu karena ruas jalan yang biasa mereka lewati putus akibat tertutup longsor. Namun nyatanya jalan alternatif itu sangat berbahaya untuk dilalui.
“Bahh Ya Allah, benar-benar menguji kesabaran lewat itu jalan. Meh milih jalan yang agak rata juga ga bisa karena ga ada. The real aspal nggronjal lur,” tulis akun Instagram @merapi_uncover pada Sabtu (25/2).
Namun nyatanya jalan rusak tak hanya dijumpai di titik itu. Berikut selengkapnya:
Spanduk Berisi Curhatan

©Instagram/@merapi_uncover
Wujud kekecewaan warga itu tercurah dalam kata-kata yang ditulis di atas spanduk yang dipasang di pinggir-pinggir jalan. Apalagi sudah banyak kendaraan yang jatuh akibat jalan yang rusak itu.
“Nek pusat ra iso ngatasi opo kudu cah-cah sek ngatasi? Opo-opo kok cah-cah. Cah-cah yo kesel yo-yo.” tulis spanduk warga.

©2023 Merdeka.com/@merapi_uncover
"Yank, vc* sek y. Arep apel dalane rusak" tulis spanduk warga.
Tidak bisa menghampiri pacar karena jalan yang rusak.
Bertahun-Tahun Hidup dengan Jalan Rusak
Jalan rusak juga dijumpai di Desa Plarangan, Samigaluh, Kulon Progo. Di sana terdapat sebuah jalan yang rusak parah. Warga curhat sudah bertahun-tahun hidup dengan akses jalan yang memprihatinkan itu.
“Ijin curhat lurd. Bertahun-tahun hidup dengan jalan rusak parah. Padahal itu adalah jalan satu-satunya menuju perkotaan,” tulis @merapi_uncover.
View this post on Instagram
Jalan Rusak di Sleman

©Instagram/@merapi_uncover
Jalan rusak juga dijumpai di Kabupaten Sleman, tepatnya di Jalan Raya Banyurejo, Tempel. Warga setempat beramai-ramai menyampaikan aspirasi melalui spanduk yang terpasang di pinggir jalan.
“Pajak telat didendo, dalan rusak dijarno.”“Pacar aja butuh diperhatikan, masak jalan tidak.”“Arep butuh korban piro?”
(mdk/shr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya