Ahok nilai anak kampung lebih beruntung dari anak kota
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai anak-anak di kota besar lebih memprihatinkan dibanding dengan anak-anak yang menetap dan tumbuh di kampung. Pasalnya, anak kota harus mengeluarkan uang untuk bermain di taman bermain anak-anak.
"Kita bersyukur Presiden menetapkan hari anak nasional. Tapi yang paling kasihan itu jadi anak kota sebetulnya. Kalau anak kampung, pulang sekolah kan terbiasa melakukan kegiatan di lapangan. Tapi anak-anak di kota harus bayar," ujar Ahok usai menghadiri Hari Anak Nasional di Dufan Ancol, Jakarta, Rabu (20/8).
Ahok menegaskan saat ini Pemprov DKI Jakarta ke depannya memang berniat lebih meningkatkan kesejahteraan anak-anak di seluruh Jakarta. Caranya antara lain dengan membangun taman-taman bermain yang sekaligus digunakan sebagai lokbin (lokasi binaan) bagi para PKL resmi.
"Tugas tambahan kami ini adalah membangun taman-taman agar anak-anak punya banyak tempat bermain, sekaligus menjadikan taman-taman itu sebagai tempat berjualan resmi bagi para PKL. Model ini yang akan kami kerjakan," kata dia.
Untuk itu, Ahok berterima kasih kepada PT Pembangunan Jaya Ancol lantaran memberikan kepada anak-anak jalanan dan terlantar untuk menikmati Dufan dengan cuma-cuma. Mantan bupati Belitung Timur ini menegaskan dirinya tidak mau mendengar adanya anak jalanan di Jakarta yang belum diurus dengan alasan bukan anak-anak DKI. Ahok meminta Dinas Sosial DKI Jakarta untuk mengambil anak-anak terlantar di jalanan Jakarta.
"Karena mereka kadang dieksploitasi untuk dapat uang. Ini perbudakan anak. Saya harap anak-anak jangan patah semangat. Selamat menikmati wahana di Dufan ini," pungkas dia.
Dalam kesempatan itu, Pemprov DKI memberikan sejumlah santunan kepada 1.000 anak jalanan binaan rumah singgah senilai Rp 1.727.880.000, sebanyak 7.600 anak terlantar binaan non-panti asuhan senilai Rp 14.135.088.000, 150 Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) senilai Rp 289.657.500.
Kemudian, santunan senilai Rp 520.740.000 kepada 300 Anak Dengan Kecacatan (ADK), Rp 534.336.000 kepada 250 balita terlantar, Rp 190.190.000 kepada 100 anak yang memerlukan perlindungan khusus, dan 224 kursi roda kepada anak dengan kecacatan. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya