Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Awalnya karena Ingin Menikah, Begini Kisah Giovanni Tobing Jadi Mualaf

Awalnya karena Ingin Menikah, Begini Kisah Giovanni Tobing Jadi Mualaf Giovanni Tobing. Instagram/giovanni_tobin ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Giovanni Tobing tentu bukan nama yang asing lagi di dunia hiburan tanah air. Namanya selama ini dikenal sebagai pesinetron andal. Mengawali karier keartisan sejak 2003, hingga saat ini pemilik nama lengkap Giovanni Yosafat Lumban Tobing itu masih kerap wara-wiri di berbagai judul sinetron.

Sukses berkarier di dunia akting dan memiliki popularitas, segala hal tentangnya tentu mengundang rasa penasaran publik. Namun, selama ini diketahui ia termasuk salah satu artis yang kehidupan pribadinya jarang disoroti. Tak banyak yang tahu, bahwa aktor berusia 37 tahun ini memutuskan untuk menjadi mualaf sejak beberapa tahun lalu.

Keputusannya menjadi mualaf baru mulai diketahui publik sejak tahun 2019 lalu. Padahal, keputusan sang aktor berpindah keyakinan diambil setelah ia menikah. Sebagaimana diketahui, Giovanni menikah dengan Dewi Ariani pada 2010 lalu. Dari pernikahan keduanya, mereka dikaruniai 3 orang anak, 2 perempuan dan satu orang laki-laki.

Belum lama ini, ia diundang menjadi bintang tamu dalam kanal youTube Cerita Untungs. Dalam kesempatan tersebut, ia menceritakan tentang kisah mualafnya. Di hadapan Arie Untung selaku pembawa acara, ia juga mengaku menjadi mualaf awalnya ia putuskan karena ingin menikahi Dewi Ariani.

Berikut selengkapnya,

Awalnya Karena Ingin Menikah

Melansir dari kanal YouTube CERITA UNTUNGS yang tayang pada (10/01), bukan hal sulit bagi Giovanni untuknya memutuskan pindah agama. Pasalnya, diakuinya bahwa kala itu ia memang tak begitu mempermasalahkan soal agama.

"(Jadi mualaf) beberapa waktu sebelum nikah. Waktu mau nikah, gue rembukan sama orang tuanya Dewi (istrinya sekarang). Gue yang dulu sebenarnya enggak concern ke agama. Jadi, let it be saja," ucap Giovanni Tobing.

Menyadari bahwa pernikahan adalah sesuatu yang serius, Giovanni pun memutuskan untuk menjadi mualaf setelah berdiskusi dan mendapat saran calon mertuanya saat itu. 

"Jawaban dari bapak dan mamanya Dewi, mengarahkan ke sama-sama muslim. Jadi gue yang convert. Gue saat itu enggak sebegininya ke religion, ngikut saja. Gue awalnya menganggap masuk Islam sebagai akses nikahin dia. Level religius gue itu jauh di bawah, karena efek divorce nyokap bokap gue," tuturnya.

Setelah memeluk Islam, Giovanni Tobing mengaku tak lantas mempelajari dan mendalami keyakinannya itu. Sang istri pun, diakui Giovanni, tak pernah memaksanya untuk mempelajari Islam maupun segera beribadah.

"Dia enggak pernah maksa harus ini itu, tapi dia salat. Awal-awal nikah gitu, gue ngelihat dia lagi ngapain, enggak tahunya lagi salat. Kayak kalau kita maksa anak, ini nyontohin gitu, bukan maksa. Gue enggak tahu, dia emang enggak mau maksa gue karena melihat gue memang bukan orang religius," jelas bintang serial Liontin tersebut.

awalnya karena ingin menikah begini kisah giovanni tobing jadi muala

YouTube/CERITA UNTUNGS ©2022 Merdeka.com

Titik Balik Mendalami Islam

Giovanni Tobing kemudian menceritakan titik balik yang membuat dirinya mendalami agama Islam. Semua berawal ketika ia iseng ingin mencoba salat di tengah malam.

"Gue malam-malam ngerokok, jam 1 tengah malam. Enggak tahu kenapa gue pengin, 'Kayaknya salat lucu, nih. Coba, ah. Cuma caranya gimana, ya.' Itu gue salat enggak wudu, enggak ngerti wudu. Gue buka Google, cara salat, salatnya gitu-gitu doang," ungkap Giovanni Tobing.

"Rakaat pertama berhasil. Masuk rakaat kedua, itu kayak ada yang ngelempar batu ke kolam ikan. Terus gordennya ketutup, tapi goyang. Begitu gue digangguin, gue ngerasa, 'Kok lu gangguin gue, sih. Gue lagi coba kontak, nih, sama Atas, kok lu gangguin gue,'" imbuhnya.

Setelah diganggu, Giovanni Tobing pun hanya menyelesaikan dua rakaat saja. Kesal dengan gangguan tersebut, Giovanni pun mulai berpikir dan menganggap rasa kesalnya karena ada koneksi dengan Tuhan. Dari kejadian itu, ia pun memutuskan untuk mendalami agama Islam.

"Kayak lagi PDKT sama cewek, digangguin orang, ya kesal. Ini gue lagi PDKT sama yang di Atas, kok gue ngerasa marah, ya? berarti ada koneksi nih sama yang di atas karena gue punya rasa itu, bisa marah pada saat gua coba kontak ke atas, kalau gue enggak ada rasa itu, ya biasa aja dong, mungkin lebih ke takut, tapi kenapa rasanya marah gue digangguin? Itu turning point gue mulai belajar salat dan lain-lain." tutupnya

awalnya karena ingin menikah begini kisah giovanni tobing jadi muala

YouTube/CERITA UNTUNGS ©2022 Merdeka.com

(mdk/anf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP