6 Manfaat Chia Seed untuk Diet, Bantu Turunkan Berat Badan dan Gula Darah
Merdeka.com - Chia seed adalah biji berwarna hitam kecil yang berasal dari tanaman chia (Salvia hispanica). Bentuknya pipih dan lonjong dengan tekstur mengkilat dan halus. Warnanya juga tak hanya hitam, tapi juga ada yang putih hingga cokelat.
Meski ukuran chia seed kecil, namun biji ini sangat kaya nutrisi. Chia seed memiliki kandungan serat dan asam lemak omega-3 dalam jumlah besar, banyak protein berkualitas tinggi, dan beberapa mineral penting serta antioksidan.
Dengan kandungan ini, manfaat chia seed untuk diet sangat bagus untuk meningkatkan kesehatan pencernaan, kadar omega-3 yang sehat untuk jantung, dan faktor risiko penyakit jantung dan diabetes.
Terlebih, chia seed juga dapat Anda olah menjadi berbagai jenis makanan dengan banyak resep yang bisa dicoba.
Dalam artikel kali ini, kami akan jelaskan lebih lanjut tentang apa saja manfaat chia seed untuk diet yang Anda terapkan, dikutip dari laman Healthline.
Penuh Nutrisi
Manfaat chia seed untuk diet yang pertama yaitu dapat memenuhi asupan nutrisi. Chia seed adalah biji dari tanaman Salvia hispanica L. Secara historis, peradaban Aztec dan Maya telah menggunakan biji ini dalam diet mereka, serta untuk tujuan pengobatan, ritual keagamaan, dan kosmetik.
Pandangan peradaban kuno tentang chia seed sendiri juga didukung oleh sains modern. Faktanya, dalam porsi 1 ons (28 gram atau 2 sendok makan) chia seed mengandung sekitar:
Profil nutrisi ini dinilai sangat mengesankan mengingat semua itu didapat hanya dalam satu porsi atau sekitar dua sendok makan.
Sarat dengan Antioksidan
Manfaat chia seed untuk diet yang kedua yakni karena kandungan antioksidannya. Biji chia merupakan sumber antioksidan yang sangat baik. Antioksidan tidak hanya melindungi lemak sensitif dalam chia seed agar tidak tengik, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan manusia dengan menetralkan molekul reaktif yang dikenal sebagai radikal bebas.
Antioksidan spesifik dalam chia seed termasuk asam klorogenat, asam caffeic, myricetin, quercetin, dan kaempferol. Ini semua memiliki efek perlindungan pada jantung dan hati, serta memiliki sifat antikanker. Misalnya, asam klorogenat yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, sedangkan asam caffeic memiliki efek anti-inflamasi.
Mendukung Penurunan Berat Badan
Manfaat chia seed untuk diet yang ketiga adalah untuk membantu mendukung penurunan berat badan. Serat dan protein dalam chia seed dapat bermanfaat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Dalam 28 gram chia seed memiliki hampir 10 gram serat makanan. Itu berarti mereka mengandung 35% serat menurut beratnya.
Meskipun penelitian tentang topik ini beragam, beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan berserat dapat berperan dalam mencegah kelebihan berat badan dan obesitas. Selain itu, protein dalam chia seed dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan makanan.
Satu studi pada 24 peserta menemukan bahwa mengonsumsi 7 gram atau 14 gram chia seed yang dicampur dengan yogurt untuk sarapan dapat meningkatkan perasaan kenyang dan mengurangi asupan makanan dalam jangka pendek dibandingkan dengan makan yogurt tanpa chia.
Meski begitu, penelitian yang meneliti efektivitas biji chia untuk menurunkan berat badan memiliki hasil yang beragam.
Menurunkan Risiko Penyakit Jantung

©www.canadianliving.com
Manfaat chia seed untuk diet yang keempat yaitu untuk bantu menurunkan risiko penyakit jantung. Karena chia seed mengandung serat dan omega-3 yang tinggi, mengonsumsi biji ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Serat larut, jenis serat yang sering ditemukan dalam chia seed, dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL (jahat) dalam darah.
Pada gilirannya, ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Mengkonsumsi ALA, asam lemak omega-3 dalam chia seed, juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung. Namun, penelitian yang secara khusus meneliti hubungan antara biji chia dan kesehatan jantung memiliki hasil yang kurang meyakinkan.
Mengandung Nutrisi Penting untuk Tulang
Manfaat chia seed untuk diet yang kelima yakni baik untuk kesehatan tulang. Chia seed mengandung beberapa nutrisi yang penting untuk kesehatan tulang, antara lain seperti kalsium, fosfor, dan magnesium. Banyak penelitian observasional menunjukkan bahwa mendapatkan cukup nutrisi ini penting untuk menjaga kepadatan mineral tulang yang baik.

pomgen.gov.pg
Selain itu, ALA dalam biji chia dapat berperan dalam kesehatan tulang. Studi observasional telah menemukan bahwa mengonsumsi nutrisi ini juga dapat dikaitkan dengan peningkatan kepadatan mineral tulang.
Oleh karena itu, mungkin saja mengonsumsi biji chia secara teratur dapat membantu menjaga tulang Anda tetap kuat.
Menurunkan Kadar Gula Darah
Manfaat chia seed untuk diet yang terakhir untuk bantu menurunkan kadar gula darah. Mengonsumsi chia seed dipercaya dapat membantu mengatur gula darah, karena kandungan seratnya dan senyawa bermanfaat lainnya.
Orang dengan diabetes mungkin mengalami kadar gula darah tinggi. Kadar gula darah yang tinggi ini secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa komplikasi, seperti penyakit jantung.
Yang menjanjikan, penelitian pada hewan telah menemukan bahwa chia seed dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang dianggap dapat membantu menstabilkan kadar gula darah setelah makan.
Meski demikian, masih diperlukan penelitian lain untuk mempelajari lebih lanjut tentang hubungan antara biji-bijian bergizi ini dan pengaturan gula darah.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya