Banyak kebudayaan yang mengharuskan baju pengantin berwarna putih. Eropa, Amerika, dan Asia tak jauh beda. Salah satu alasannya adalah karena warna putih melambangkan kesucian. Namun ternyata bukan itu satu-satunya alasan.
Tradisi Unik
Banyak kebudayaan yang mengharuskan baju pengantin berwarna putih. Eropa, Amerika, dan Asia tak jauh beda. Salah satu alasannya adalah karena warna putih melambangkan kesucian. Namun ternyata bukan itu satu-satunya alasan.
Awalnya, putih bukan warna 'wajib' untuk pernikahan. Dilansir Britannica, warna-warna lain lebih populer karena dianggap praktis. Selama berabad-abad, mempelai cenderung memilih gaun pengantin yang nantinya bisa digunakan kembali. Karena itu, warna yang lebih tahan kotor dan dan cocok untuk segala suasana lebih disukai.
Tradisi gaun pengantin putih diduga dimulai oleh Ratu Victoria dari Kerajaan Inggris. Pada pernikahannya dengan Pangeran Albert yang digelar pada tahun 1840, sang ratu memilih gaun putih mewah. Kabarnya, warna putih dipilih untuk menonjolkan aksen renda Honiton yang menjadi komoditas penting produksi Inggris pada saat itu.
Gaun pengantin sang ratu lantas banyak diberitakan di majalah dan surat kabar, hingga mempengaruhi tren fashion lokal maupun internasional pada masa itu. Gaun pengantin putih pun segera menjadi tren yang digandrungi para wanita di negara-negara barat.
Awalnya, baju pengantin putih lebih banyak dipakai oleh mempelai dari keluarga terpandang atau berkecukupan. Namun baju pengantin dengan warna ini kemudian juga menjadi tren di kalangan masyarakat dari segala level ekonomi. Pada abad 20, baju pengantin putih sudah menjadi tradisi bagi banyak mempelai di barat.
Pernikahan di budaya Asia sebenarnya juga mengadopsi warna selain putih. Misalnya merah di China atau hitam di Jawa. Perlahan, gaun putih dengan gaya barat mulai disukai. Belakangan, baju pengantin dengan gaya tradisional seperti kebaya juga mengadopsi warna putih.
Masyarakat Bugis dan Makassar meyakini bahwa menikah pada bulan Syawal masih memiliki keberkahan setelah bulan suci Ramadan.
Baca SelengkapnyaDalam satu dekade terakhir, angka pernikahan nasional juga menurun sekitar 30 persen, dari sekitar 2,1 juta pernikahan pada 2014 menjadi 1,47 juta pada 2024.
Baca SelengkapnyaPasangan pengantin ini tetap menggelar resepsi di tengah banjir yang melanda. Tetap khidmat dengan diiringi pasukan tanjidor di belakangnya.
Baca SelengkapnyaIa menegaskan bahwa kondisi pribadinya tidak dapat dijadikan rujukan, namun data penurunan pernikahan perlu menjadi perhatian bersama.
Baca Selengkapnya
Cincin nikah dengan ukiran nama yang elegan dan bermakna dapat menjadi pilihan sempurna. Tersedia desain modern hingga klasik yang berkesan!!!@@
Baca Selengkapnya
Bahan satin sering kali menjadi pilihan yang paling disukai karena kilauannya yang elegan serta teksturnya yang lembut saat bersentuhan dengan kulit.
Baca SelengkapnyaDeretan artis ibu kota yang melepas masa lajang di tahun 2025. Momen manis dirayakan bersama keluarga dan sahabat terdekat. Bertabur bintang gelaran resepsinya
Baca Selengkapnya
Selain melompat ke laut dan mengenakan baju bermotif polkadot, tradisi unik lainnya yang sering dilakukan saat malam tahun baru adalah menyalakan kembang api.
Baca Selengkapnya
Cari model gaun bridesmaid berwarna emerald blue yang menawan untuk penampilan anggun dan serasi pada hari pernikahan, menjamin kesan mewah dan elegan
Baca Selengkapnya
Menteri Agama menegaskan Peran Vital KUA sebagai garda terdepan pelayanan negara yang mentransformasikan haram menjadi halal dan menjadi rujukan penyelesaian konflik sosial. Apa saja fungsi tak tergantikan KUA?
Baca Selengkapnya
Pernikahan dilaksanakan dengan cara yang sederhana namun tetap dipenuhi dengan kebahagiaan yang melimpah.
Baca Selengkapnya
Apa yang membuat Kano merasa betah sehingga ia memilih untuk menikahi pasangan AI setelah pertunangannya di dunia nyata berakhir?
Baca Selengkapnya