Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

CEK FAKTA: Kematian Dokter di Malaysia Bukan Karena Vaksin Covid, Ini Penjelasannya

CEK FAKTA: Kematian Dokter di Malaysia Bukan Karena Vaksin Covid, Ini Penjelasannya Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2021 REUTERS/Dado Ruvic/File Photo

Merdeka.com - Kabar seorang dokter di Malaysia bernama Dr Chai Koh Meow meninggal dunia setelah mendapatkan suntikan vaksin booster Pfizer, beredar di media sosial Facebook.

Dalam narasi yang beredar, dokter tersebut telah di suntik vaksin Sinovac dan kemudian mendapatkan vaksin booster Pfizer. Disebutkan jika penerima vaksin Sinovac sebaikanya jangan dicampur dengan vaksin Pfizer atau Moderna karena bisa menyebabkan kematian.

Berikut narasinya:

"SEMOGA INDONESIA PUNYA VAKSIN SENDIRI ?WARNING !!!!!Info Kesehatan

Seorang dokter Malaysia berusia 58 tahun, Dr. Chai Koh Meow, deputi direktur Departemen Kesehatan Malaysia, menerima suntikan vaksin booster Covid buatan Pfizer hari Selasa yang lalu sebagai tambahan ke atas vaksin Sinovac yang diterimanya terdahulu, meninggal dunia setelah mengalami gejala-gejala tubuh menjadi tidak nyaman seperti demam (colds) dan rasa sakit (soreness). Berhubung Dr. Chai senantiasa berada dalam kondisi kesehatan yang baik, apakah kematiannya ada kaitan dengan vaksin booster mRNA belumlah bisa dipastikan dan masih diusut oleh pihak otoritas Malaysia.

Selamat jika pengetahuan teknologi genetika mereka mencapai level mampu membuktikan apapun, ataupun mengaitkan penyebab kematian itu dengan suntikan booster mRNASin Chew Daily (Malaysia) - 2021/11/18https://www.sinchew.com.my/?p=3426350RIPPenerima vaksin konvensional Sinovac sebaiknya tidak campur dengan suntikan booster mRNA Pfizer (ataupun Moderna)."

Penelusuran

Hasil penelusuran, melansir dari New Straits Times, penyebab kematian asisten direktur utama senior Kementerian Kesehatan Dr Chai Koh Meow adalah gagal jantung dan bukan karena vaksinasi Covid-19 seperti yang dispekulasikan secara luas.

Direktur Jenderal Kesehatan Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah mengatakan berdasarkan laporan post-mortem, Dr Chai meninggal karena hemoperikardium karena penyakit arteri koroner dan infark miokard.

"Kami ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga mendiang Dr Chai dan berterima kasih kepada saudaranya karena mengizinkan kami membagikan hasil post-mortem (dengan publik). Kami sedih atas kehilangan itu. Dr Chai adalah anggota staf yang berdedikasi dan pekerja keras," katanya saat konferensi pers.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Khairy Jamaluddin mengatakan dia berharap klarifikasi itu bisa mengakhiri spekulasi tentang kematian Dr Chai.

Dia mengatakan tidak ada hubungan langsung antara vaksin Covid-19 dan kematian berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh kementerian.

“Kami pasti akan membagikan temuan, jika ada kasus kematian terkait dengan vaksin. Kami berharap dengan (penjelasan) ini, kami dapat menghentikan spekulasi apa pun dan mendesak masyarakat untuk menggunakan dosis booster (untuk meningkatkan cakupan kekebalan),” katanya, seraya menambahkan bahwa penelitian juga menemukan bahwa manfaat vaksin lebih besar daripada risikonya.

Dilaporkan bahwa Dr Chai, yang meninggal pada 17 November, menyelesaikan dosis booster Covid-19 pada 9 November dan tidak melaporkan efek samping yang luar biasa setelah menerima vaksinasi.

Sedangkan terkait klaim penerima vaksin Sinovac sebaikanya jangan dicampur dengan vaksin Pfizer atau Moderna karena bisa menyebabkan kematian adalah tidak benar. dilansir dari Liputan6.com, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, menjelaskan penerima vaksin Sinovac, boleh melakukan vaksin ketiga menggunakan vaksin lain.

"Tidak benar itu, sejauh ini aman-aman saja bagi yang booster memakai vaksin Moderna. Tenaga kesehatan kita kan dapat vaksin booster Moderna atau Pfizer," katanya.

Kesimpulan

Dokter di Malaysia bernama Dr Chai Koh Meow meninggal dunia usai vaksin booster adalah tidak benar. Faktanya dia meninggal dunia karena gagal jantung dan bukan akibat vaksinasi Covid-19.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Referensi

https://www.nst.com.my/news/nation/2021/11/749049/ministry-clarifies-dr-chais-death-was-due-heart-failure-hopes-put-end-anyhttps://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4720567/cek-fakta-tidak-benar-penerima-vaksin-sinovac-tidak-boleh-booster-pakai-vaksin-covid-19-pfizer-atau-moderna (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP